BPKS: Arus Penumpang Lebaran di Balohan Sabang Menurun
- 31 Mar 2026 16:42 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang- Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) mencatat penurunan arus penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Balohan Sabang selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah dibandingkan tahun sebelumnya.
Data rekapitulasi angkutan Lebaran menunjukkan jumlah penumpang datang pada tahun 2026 mengalami penurunan sebesar 56 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sementara itu, jumlah penumpang keberangkatan juga tercatat menurun sebesar 38 persen.
Meski terjadi penurunan, operasional pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Balohan tetap berjalan aman, lancar, tertib, dan terkendali sepanjang arus mudik maupun arus balik Lebaran. Hal ini mencerminkan kesiapan seluruh unsur pelayanan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Penurunan arus penumpang tersebut dinilai sebagai bagian dari dinamika mobilitas masyarakat yang dipengaruhi berbagai faktor, seperti perubahan pola perjalanan, pilihan moda transportasi hingga tren kunjungan wisatawan ke Kota Sabang selama masa libur.
Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen mengatakan data tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas layanan penyeberangan ke depan.
“BPKS akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap layanan penyeberangan, baik dari sisi operasional, fasilitas, maupun koordinasi antarinstansi, agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar kepada awak media Selasa 31 Maret 2026
Ia menambahkan, penguatan konektivitas transportasi menuju dan dari Sabang menjadi hal penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami berharap peningkatan kualitas layanan transportasi laut dapat mendorong minat kunjungan masyarakat dan wisatawan, sekaligus memperkuat posisi Sabang sebagai kawasan strategis yang mudah diakses,” katanya.
BPKS menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, serta efisiensi layanan di seluruh fasilitas pelabuhan. Ke depan, sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan juga akan diperkuat guna mewujudkan sistem transportasi laut yang lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....