Arus Balik H+7 Didominasi Penumpang Keluar Sabang

  • 28 Mar 2026 04:56 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Arus balik Idulfitri 1447 Hijriah pada H+7 Lebaran melalui Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Kota Sabang, menunjukkan peningkatan signifikan pada pergerakan penumpang yang didominasi wisatawan keluar dari Sabang menuju Banda Aceh.

Berdasarkan data operasional pelabuhan periode 18 hingga 27 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat tercatat mencapai 8.727 orang untuk kapal Ro-Ro dan 6.301 orang untuk kapal cepat. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke daerah asal usai libur Lebaran.

Sementara itu, jumlah penumpang yang masuk ke Sabang tercatat lebih tinggi pada fase awal, yakni 10.408 orang melalui kapal Ro-Ro dan 8.426 orang menggunakan kapal cepat, yang didominasi arus mudik dan wisatawan saat Lebaran.

Pergerakan kendaraan juga menunjukkan tren yang sama. Untuk arus balik, kendaraan roda dua yang keluar dari Sabang tercatat sebanyak 2.518 unit dan roda empat sebanyak 693 unit. Sedangkan kendaraan yang masuk ke Sabang sebelumnya mencapai 3.406 unit roda dua dan 846 unit roda empat.

Deputi Komersial dan Investasi BPKS Teuku Ardiansyah mengatakan tren arus balik mulai terlihat jelas setelah Lebaran, dengan dominasi penumpang yang meninggalkan Sabang.

“Memasuki H+7 Lebaran, arus balik mulai mendominasi. Pergerakan penumpang lebih banyak keluar dari Sabang menuju Banda Aceh,” ujar Ardi Sabtu 28 Maret 2026.

Ia menambahkan, pihaknya bersama operator kapal terus melakukan penyesuaian jadwal pelayaran untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, terutama pada puncak arus balik.

“Penambahan frekuensi pelayaran yang dilakukan oleh otoritas kapal agar seluruh penumpang dapat terlayani dan tidak terjadi penumpukan di pelabuhan,” katanya.

Puncak arus balik mulai terlihat sejak 24 Maret 2026, dengan peningkatan signifikan pada jumlah penumpang dan kendaraan yang meninggalkan Sabang seiring berakhirnya masa libur panjang Idulfitri.

Meski terjadi lonjakan, aktivitas di Pelabuhan Balohan terpantau tetap berjalan lancar. Penyesuaian jadwal pelayaran serta kesiapan petugas di lapangan menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran arus penumpang.

Dengan tren ini, pengelola pelabuhan diharapkan terus menjaga kesiapan layanan, mengingat arus balik masih berpotensi berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....