BAZNAS Terjunkan Tim Tanggap Bencana Bantu Tangani Karhutla di Kalbar dan Kalsel
- 05 Sep 2026 04:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS RI menerjunkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana atau BTB untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.
- Selain membantu proses pemadaman, BAZNAS memberikan dukungan kebutuhan dasar bagi petugas dan masyarakat terdampak.
- Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan tim BTB telah dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran yang masih menyisakan titik api dan asap di sejumlah wilayah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS RI menerjunkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana atau BTB untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Selain membantu proses pemadaman, BAZNAS memberikan dukungan kebutuhan dasar bagi petugas dan masyarakat terdampak.
Dukungan tersebut dilakukan melalui penyediaan dapur air, distribusi masker, serta makanan ringan bagi petugas di lapangan dan masyarakat sekitar. Bantuan diarahkan untuk mendukung kebutuhan dasar sekaligus mengurangi dampak karhutla terhadap masyarakat yang terdampak asap.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan tim BTB telah dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran yang masih menyisakan titik api dan asap di sejumlah wilayah. Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan respons cepat dan koordinasi berbagai pihak.
"Sudah beberapa hari pemadaman karhutla dilakukan. Tim BTB kami terjunkan untuk membantu penanganan karhutla yang hingga kini masih menyisakan titik api dan asap," ujar Sodik dalam keterangannya, Kamis, 3 September 2026.
Sodik mengatakan peran BAZNAS dalam penanganan bencana tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman. Pemenuhan kebutuhan dasar petugas dan masyarakat juga menjadi perhatian selama proses penanganan karhutla berlangsung.
"BAZNAS terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Dapur air disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air minum dan menjaga kondisi fisik petugas selama bertugas di lapangan, serta bagi masyarakat yang terdampak karhutla," katanya.
Selain kebutuhan air minum dan makanan, BAZNAS menyalurkan masker untuk membantu melindungi petugas dan masyarakat dari paparan asap. Langkah tersebut dinilai penting mengingat kualitas udara dapat terdampak ketika kebakaran berlangsung di wilayah permukiman maupun kawasan sekitarnya.
"Akibat kebakaran ini, asap tebal menyelimuti sejumlah wilayah, bahkan sampai ke negeri tetangga. Karena itu, kebutuhan masker sangat penting saat ini. Jangan sampai banyak masyarakat yang terdampak mengalami gangguan kesehatan pernapasan," ujar Sodik.
BAZNAS terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan karhutla berjalan efektif. Koordinasi tersebut diperlukan agar bantuan dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat maupun petugas di lapangan.
"Hingga saat ini, Tim BTB terus berupaya membantu memadamkan api. Kami berharap kebakaran hutan dan lahan ini segera padam sehingga dampaknya tidak semakin meluas dan berkepanjangan," katanya.
Penanganan karhutla di Kalbar dan Kalsel menjadi pengingat bahwa dampak kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat. Karena itu, selain respons darurat, upaya pencegahan dan penegakan aturan terhadap penyebab karhutla perlu berjalan secara konsisten agar bencana serupa tidak terus berulang.
Bagi BAZNAS, kehadiran BTB di lokasi bencana merupakan bagian dari fungsi kemanusiaan dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat. Respons tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban petugas dan warga hingga kondisi di wilayah terdampak kembali aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....