Bantu Korban Gempa NTT, BAZNAS RI Terima Infak Kemanusiaan Rp2,03 Miliar
- 05 Sep 2026 01:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS RI menerima infak kemanusiaan senilai Rp2,03 miliar dari masyarakat untuk membantu pemulihan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur atau NTT.
- Dana sebesar Rp2.032.736.809 tersebut dihimpun melalui BAZNAS Kota Bandung dan diserahkan di Balai Kota Bandung.
- Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengapresiasi kepedulian masyarakat Kota Bandung terhadap warga NTT yang terdampak bencana.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS RI menerima infak kemanusiaan senilai Rp2,03 miliar dari masyarakat untuk membantu pemulihan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur atau NTT. Dana sebesar Rp2.032.736.809 tersebut dihimpun melalui BAZNAS Kota Bandung dan diserahkan di Balai Kota Bandung, Senin, 31 Agustus 2026.
Infak kemanusiaan itu merupakan hasil kolaborasi masyarakat Kota Bandung, Bank BJB, serta Aparatur Sipil Negara atau ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Dana tersebut selanjutnya akan dialokasikan untuk mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana di NTT.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengapresiasi kepedulian masyarakat Kota Bandung terhadap warga NTT yang terdampak bencana. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, ASN, dan masyarakat menunjukkan kuatnya solidaritas kemanusiaan lintas daerah.
"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi luar biasa dari Pemerintah Kota Bandung, BJB, ASN, serta seluruh masyarakat Bandung yang terus menunjukkan kepedulian tinggi terhadap saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur," ujar Sodik Mudjahid dalam keterangan tertulis, Senin, 31 Agustus 2026.
Sodik berharap gerakan solidaritas tersebut dapat menginspirasi daerah lain untuk ikut berkontribusi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemulihan para penyintas gempa di NTT.
BAZNAS RI memastikan dana yang diterima akan dikelola dan disalurkan secara akuntabel. Transparansi, ketepatan sasaran, serta dampak bantuan menjadi prinsip utama dalam pengelolaan infak kemanusiaan tersebut.
"BAZNAS RI berkomitmen menjaga amanah ini agar seluruh dana bantuan terdistribusi secara transparan, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi pemulihan masyarakat NTT," tegas Sodik.
Sodik menjelaskan, sejak gempa terjadi pada pertengahan Agustus 2026, BAZNAS RI telah mengerahkan berbagai dukungan kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak. Bantuan antara lain berupa Paket Logistik Keluarga, pos layanan kemanusiaan, dapur umum, layanan kesehatan bergerak Rumah Sehat BAZNAS, masjid darurat, serta dukungan pendidikan berupa 1.000 beasiswa bagi mahasiswa terdampak.
Sementara itu, Wali Kota Bandung H. Muhammad Farhan, S.E., mengatakan penyaluran donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Kota Bandung terhadap warga yang tengah menghadapi bencana. Ia menyebut semangat gotong royong tersebut merupakan bagian dari tradisi solidaritas masyarakat Bandung ketika terjadi bencana di berbagai wilayah Indonesia.
"Bantuan ini adalah bentuk kasih sayang dan gotong royong masyarakat Bandung, BJB, serta ASN yang selalu siap hadir membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, sebagaimana yang telah kita lakukan saat bencana di Sumatera lalu," ujar Farhan.
Ketua BAZNAS Kota Bandung, Drs. H. Momon A. Imron, M.M., juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang memilih BAZNAS sebagai lembaga penyalur donasi kemanusiaan. Kepercayaan tersebut dinilai harus dijawab dengan pengelolaan dana yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami sangat berterima kasih atas besarnya kepercayaan masyarakat Kota Bandung yang menyalurkan donasinya melalui BAZNAS, dan amanah ini akan terus kami jaga dengan sebaik-baiknya," katanya.
Penyerahan infak kemanusiaan tersebut turut dihadiri Direktur Pengumpulan, Profesi, dan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Bandung, Pimpinan Cabang Tamansari yang mewakili Direktur Bank BJB Adytia Sovana, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat H. Nasrulloh Jamaluddin, S.S.
Bantuan senilai lebih dari Rp2 miliar tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan bencana membutuhkan kolaborasi dan pengelolaan donasi yang transparan. Bagi BAZNAS, kepercayaan masyarakat harus diwujudkan melalui penyaluran bantuan yang terukur, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi pemulihan masyarakat NTT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....