TPA Waringinkurung Terbakar, Polisi Pastikan Sudah Ditutup sejak 2025
- 30 Agt 2026 16:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- TPA Waringinkurung ditutup sejak 2025, setelah Pemkab Serang mendapat izin membuang sampah ke TPA Cilowong.
- Kebakaran berasal dari ilalang kering, kemudian merambat dan membakar tumpukan sampah lama yang masih berada di lokasi.
- Polisi menyelidiki dugaan pembuangan sampah ilegal, dengan memeriksa pemilik lahan dan sejumlah pihak terkait.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto mengatakan, lokasi kebakaran merupakan TPA sementara yang telah ditutup sejak 2025. Menurutnya, kondisi TPA sementara di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, tersebut sudah dipenuhi ilalang.
"Pada tahun 2025 pun sudah kami menindaklanjuti bahwasanya jangan ada kegiatan pembuangan sampah di situ lagi. Dari tahun 2025 tempat sampah itu sudah tidak beroperasi, karena Pemkab Serang sudah diizinkan untuk pindah ke (TPA) Cilowong," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Minggu, 30 Agustus 2026.
Ia menyebut, lahan di Waringinkurung merupakan aset milik Pemkot Serang yang dijadikan TPA Sementara oleh Pemkab Serang. Karena belum memiliki tempat pembuangan sampah, sejak tahun 2020.
Hingga kemudian lokasi tersebut ditutup operasinya sejak 2025. Setelah sebelumnya Pemkab Serang diizinkan membuang sampah di TPA Cilowong.
"Dan di tahun 2026 awal, itu pihak Kabupaten Serang dengan Kota Serang sudah mengadakan MoU. Bahwa Kabupaten Serang sudah boleh membuang sampah di TPA Cilowong yang ada di Gunungsari," ujarnya.
Ia menyebut pihaknya kini menyelidiki dugaan oknum yang sengaja membuang sampah ke lokasi, meski sudah ditutup operasinya. Pemilik lahan dan pemerintah setempat dimintai keterangan.
Sejak penutupan operasional TPA Waringinkurung, ilalang tumbuh menutupi gunungan sampah. Hingga akhirnya terbakar beberapa hari lalu.
"Betul, karena kebakaran kemarin pun bermulanya dari ilalang, begitu ilalang menyala, akhirnya sampah yang lama itu terbakar lah. Ternyata sampahnya itu sungguh luar biasa banyak, ya, jadi yang terbakar saat ini bukan ilalangnya, tapi sisa sampah yang tahun-tahun lalu tertumpuk," ucapnya.
"Walaupun kemarin kita temui masih ada beberapa sampah baru, itu malah tidak terbakar, gitu. Malah yang kering yang terbakar, sampah yang sudah lama," katanya melanjutkan.
Ia menyebut, saat ini pihaknya menyelidiki dugaan adanya oknum yang membuang sampah di lokasi meski sudah ditutup operasinya. Sejumlah pihak dipanggil untuk dimintai keterangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....