Hanura Siapkan Evaluasi Calon Legislatif Berbasis Survei

  • 12 Agt 2026 14:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Palembang - Partai Hanura menyiapkan evaluasi calon legislatif berbasis survei menghadapi Pemilu 2029. Elektabilitas dan peluang keterpilihan setiap caleg akan dipantau secara berkala melalui survei.

Ketua Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella menyampaikan rencana tersebut. Hal itu disampaikan dalam Konsolidasi dan Rapat Teknis Task Force se-Sumatra Selatan, Rabu, 12 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Aston Palembang dan dihadiri jajaran Task Force Hanura. Rio mengatakan survei dilakukan setelah konsolidasi struktur partai mencapai 100 persen.

“Setelah konsolidasi ini sudah 100 persen, maka kita akan mengukur kekuatan. Hanura akan mengukur tingkat awareness dan positioning elektabilitas partai melalui survei," kata Rio.

Hasil survei kemudian dipetakan berdasarkan daerah pemilihan atau dapil masing-masing. Pemetaan tersebut bertujuan melihat potensi perolehan kursi sekaligus kekuatan bakal caleg.

Rio mencontohkan kandidat yang berada pada urutan kesembilan berdasarkan hasil survei. Kandidat tersebut akan diberikan program peningkatan elektabilitas selama sekitar enam bulan.

Setelah program berjalan, kandidat kembali menjalani survei untuk mengukur perkembangannya. Hasil survei berikutnya menjadi bahan evaluasi terhadap peluang pencalonan kandidat tersebut.

“Bekerja selama enam bulan, dan kita survei kembali. Mekanisme tersebut juga menjadi dasar pemberian reward dan punishment kader," ucapnya.

Kader dengan elektabilitas meningkat akan memperoleh peluang pencalonan lebih besar. Sebaliknya, elektabilitas yang menurun dapat memengaruhi keputusan pencalonan.

Rio mencontohkan evaluasi terhadap Ketua DPD Hanura Sumsel, Ahmad Al Azhar. Kandidat yang elektabilitasnya terus menurun dapat diarahkan mempertimbangkan kembali pencalonannya.

“Kalau Pak Ketua naik, ini ke-7. Namun, posisi yang terus menurun dapat membuat pencalonan dievaluasi kembali," ujar Rio.

Rio menegaskan persiapan Pemilu 2029 tidak hanya membangun struktur organisasi. Hanura juga menargetkan mesin politik memiliki sasaran elektoral yang terukur.

Survei akan mulai dilakukan tahun depan setelah struktur pengurus tingkat kecamatan rampung. Konsolidasi kemudian dilanjutkan hingga mencakup sekitar 83 ribu desa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Task Force Hanurani Prajanto. Hadir pula Bendahara Task Force Indah Sri Rezeki serta anggota Task Force lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....