SNT 09 Gowa Jadi Rumah Kedua Murid, Kemendikdasmen Dorong Pengembangan Talenta
- 12 Agt 2026 01:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemendikdasmen mendorong penguatan kualitas pendidikan melalui penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
- Salah satunya melalui SNT 09 Gowa, Sulawesi Selatan, yang diarahkan menjadi rumah kedua bagi murid sekaligus pusat pengembangan talenta.
- Imran menilai keberadaan SNT 09 Gowa dapat menjadi kekuatan baru untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong penguatan kualitas pendidikan melalui penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Salah satunya melalui SNT 09 Gowa, Sulawesi Selatan, yang diarahkan menjadi rumah kedua bagi murid sekaligus pusat pengembangan talenta.
Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kemendikdasmen Provinsi Sulawesi Selatan Imran mengatakan, kehadiran SNT 09 Gowa merupakan bagian dari upaya menghadirkan satuan pendidikan bermutu. Menurutnya, sekolah ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang belajar, tetapi juga menjadi pusat pengembangan talenta sekaligus model peningkatan mutu pendidikan bagi sekolah-sekolah di sekitarnya.
"SNT 9 Gowa akan menjadi modeling pengembangan untuk sekolah-sekolah lainnya. Dalam konteks penjaminan mutu, sekolah ini berperan sebagai sister school bagi lingkungan sekitarnya," ujar Imran dalam keterangannya, Selasa 11 Agustus 2026.
Imran menilai keberadaan SNT 09 Gowa dapat menjadi kekuatan baru untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Hal itu didukung dengan desain sekolah yang dilengkapi standar sarana dan prasarana, pembiayaan, serta tenaga pengajar yang dinilai berada di atas rata-rata.
Dengan dukungan tersebut, perkembangan prestasi dan potensi murid diharapkan dapat berjalan secara optimal. "Sehingga transformasi kualitas pendidikan menjadi lebih mudah sebagai amplifikator utama di daerah," kata Imran.
Ia menambahkan, BPMP Sulawesi Selatan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan SNT 09 Gowa. Mulai dari koordinasi peninjauan lokasi hingga pengawalan teknis di lapangan.
Selain menjadi inkubator bagi para widyaprada dalam mengembangkan model pembelajaran, SNT 09 Gowa juga diposisikan sebagai program mercusuar pendidikan. Namun, pengembangannya tetap mengedepankan karakteristik daerah dan kearifan lokal dalam kurikulum.
Kepala SNT 09 Gowa M. Sahrul mengatakan, pada tahun ajaran 2026/2027, pihaknya berfokus menerjemahkan visi pengembangan talenta melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Pendekatan tersebut ditujukan untuk membantu setiap murid menemukan potensi terbaiknya tanpa menyeragamkan proses pembelajaran.
"Kami membangun pola pikir bahwa pendekatan tekanan atau senioritas tidak boleh ada di sekolah. Kami mengedepankan prinsip student voice, student choice, dan ownership agar murid merasa didengar sehingga sekolah benar-benar menjadi rumah kedua (their second home) yang aman dan nyaman bagi mereka," ujar Sahrul.
Menurut Sahrul, lingkungan belajar yang aman dan nyaman menjadi bagian penting dalam proses pengembangan talenta murid. Karena itu, fasilitas yang tersedia di SNT 09 Gowa, seperti World-Class Laboratories dan Creative Arts Studio, diarahkan menjadi ruang aktualisasi sekaligus tempat murid melakukan eksperimen.
Ia menjelaskan, integrasi jenjang SMP dan SMA dalam satu manajemen juga memungkinkan guru memantau kebutuhan belajar murid secara berkelanjutan. Pemantauan tersebut dilakukan mulai dari tahap eksplorasi minat dan bakat hingga tahap unjuk karya yang lebih terspesialisasi.
Salah satu murid angkatan pertama SNT 09 Gowa, Afni Afiqah Arifin, mengaku tertarik bergabung karena konsep pembelajaran yang luas serta fasilitas laboratorium yang lengkap. Afni yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua OSIS berharap kesempatan belajar di SNT 09 Gowa dapat membantunya mengembangkan kemampuan kepemimpinan.
"Awalnya saya merasa gugup karena lingkungan yang baru. Tetapi selama MPLS semuanya menjadi sangat menyenangkan karena guru dan teman-teman sangat menyambut," kata Afni.
Ia ingin memanfaatkan kesempatan belajar di SNT 09 Gowa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengejar cita-cita. "Saya ingin memanfaatkan kesempatan belajar di sini sebaik mungkin untuk mencapai cita-cita dan membanggakan orang tua," ujar Afni.
Melalui konsep pendidikan terintegrasi, dukungan fasilitas, serta pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada murid, SNT 09 Gowa diharapkan tidak hanya mencetak murid berprestasi. Tetapi juga menjadi penggerak peningkatan mutu pendidikan di wilayah sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....