Bendungan Way Apu Capai 86,91 Persen, Perkuat Swasembada Pangan di Maluku

  • 20 Jun 2026 16:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pembangunan Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Maluku, telah mencapai 86,91 persen dan memasuki tahap penyelesaian
  • Bendungan berkapasitas 50,05 juta meter kubik ini akan melayani irigasi seluas 10.562 hektare untuk mendukung swasembada pangan
  • Selain mendukung pertanian, Bendungan Way Apu juga menyediakan air baku, mengurangi risiko banjir, dan berpotensi menjadi destinasi wisata baru di Maluku

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat pembangunan Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Maluku, telah mencapai 86,91 persen. Infrastruktur sumber daya air tersebut disiapkan untuk mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan bendungan yang dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku kini memasuki tahap penyelesaian pekerjaan lanjutan. Bendungan tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian, penyediaan air baku, pengendalian banjir, hingga pengembangan pariwisata.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bendungan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional. Menurutnya, keberadaan bendungan harus didukung jaringan irigasi yang mampu menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian secara berkelanjutan.

“Kita sepakat bahwa infrastruktur sumber daya air sangat penting untuk mencapai swasembada pangan. Bendungan bukan hanya bangunan fisik untuk menampung air, tetapi bagian dari sistem yang memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian secara berkelanjutan melalui jaringan irigasi yang terintegrasi,” kata Dody dalam keterangan tertulis, Jumat, 20 Juni 2026.

Bendungan Way Apu dirancang memiliki kapasitas tampung sebesar 50,05 juta meter kubik. Infrastruktur tersebut akan menjadi sumber air utama bagi pengembangan kawasan pertanian di Kabupaten Buru.

Keberadaan bendungan itu nantinya mampu melayani daerah irigasi seluas 10.562 hektare. Dengan dukungan tersebut, produktivitas dan intensitas tanam pertanian masyarakat diharapkan meningkat.

Selain mendukung pertanian, Bendungan Way Apu juga akan menyediakan air baku sebesar 0,550 meter kubik per detik. Pasokan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.

Manfaat lainnya, bendungan ini mampu mereduksi debit banjir hingga 394 meter kubik per detik. Kemampuan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko banjir yang mengancam permukiman, lahan pertanian, dan infrastruktur di wilayah hilir.

Kementerian PU juga menyiapkan kawasan Bendungan Way Apu sebagai destinasi wisata baru di Maluku. Sejumlah fasilitas penunjang seperti gardu pandang, area parkir, kawasan lanskap, dan akses jalan telah selesai dibangun.

Melalui dukungan sektor pertanian, penyediaan air, dan pariwisata, bendungan tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, keberadaannya juga diharapkan memperkuat kontribusi Maluku terhadap pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....