Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI, Suhud Sebut Pras sebagai Mentor Politik
- 09 Jun 2026 00:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Suhud Alynudin resmi menjabat sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta untuk sisa masa jabatan 2024-2029, Senin 8 Juni 2026..
- Pengukuhan jabatan dilakukan melalui pengucapan sumpah dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta.
- Suhud secara khusus menyebut nama mantan Ketua DPRD DKI Jakarta dua periode, Prasetyo Edi Marsudi sebagai sosok mentor politiknya.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pergantian kepemimpinan di DPRD DKI Jakarta berlangsung penuh makna, Senin 8 Juni 2026. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Suhud Alynudin, resmi dilantik sebagai Ketua DPRD DKI untuk sisa masa jabatan 2024-2029.
Namun, di balik prosesi resmi tersebut, ada momen menarik yang mencuri perhatian dalam rapat paripurna. Suhud yang menggantikan Khoirudin sebagai Ketua DPRD DKI mengucapkan sumpah jabatan dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (8/6/2026).
Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4-937 Tahun 2026 yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri pada 29 Mei 2026. Prosesi pengambilan sumpah dipimpin Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Nugroho Setiadji, dan turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Dalam sumpahnya, Suhud berjanji akan menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta dengan sebaik-baiknya sesuai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Namun, suasana rapat paripurna menjadi lebih hangat saat Suhud menyampaikan pidato perdananya.
Di hadapan para anggota dewan dan tamu undangan, Suhud mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diterimanya. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas de gan sebaik-baiknya demi kepentingan rakyat Jakarta.
"Amanah ini saya terima dengan penuh tanggung jawab, kesungguhan, dan komitmen untuk menjalankan tugas demi kepentingan masyarakat Jakarta," ujar Suhud.
Di tengah pidato tersebut, Suhud secara khusus menyebut nama mantan Ketua DPRD DKI Jakarta dua periode, Prasetyo Edi Marsudi atau yang akrab disapa Pras.
Penyebutan itu bukan sekadar ucapan terima kasih biasa. Mengingat, pendahulunya itu notabene berbeda partai. "Terima kasih atas kehadiran mentor saya Pak Pras di ruang Paripurna DPRD DKI ini," ucap Suhud.
Sontak, pernyataan itu langsung menyita perhatian peserta sidang. Sebab, Pras selama ini dikenal sebagai politisi PDI Perjuangan yang memimpin DPRD DKI selama dua periode berturut-turut, yakni 2014-2019 dan 2019-2024.
Selain menyampaikan penghormatan kepada Pras, Suhud juga mengajak seluruh anggota DPRD menjaga marwah lembaga. Serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurut Suhud, kolaborasi yang baik antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci lahirnya kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat.
"Saya yakin kita dapat melahirkan kebijakan yang bermanfaat dan secara bersama bergerak menuju era baru yang lebih maju, berdaya saing. Serta menjadi kota global yang berbudaya, nyaman dan aman bagi seluruh warganya," ujar Ketua DPW PKS DKI Jakarta itu.
Sementara itu, saat dimintai tanggapan mengenai penyebutan dirinya sebagai mentor politik, Prasetyo Edi mengaku terkejut sekaligus bangga.
Sebab, kata Pras, selama dirinya memimpin DPRD DKI, Suhud justru dikenal sebagai salah satu anggota dewan yang paling aktif menyampaikan interupsi dalam rapat.
"Saya jujur sebagai politisi yang tidak neko-neko, kaget saja dengarnya. Sebab selama saya Ketua Dewan dan setiap pimpin rapat, Suhud ini yang selalu interupsi, bahkan dia saya juluki anggota interupsi," kata Pras sambil tersenyum.
Meski demikian, Pras memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas kepemimpinan Suhud sebagai orang nomor satu di Parlemen Kebon Sirih.
"Selamat dan sukses. Semoga amanah dalam menjalankan tugas, mampu memperkuat sinergi dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jakarta," ujar Pras.
Politisi senior PDIP itu juga berharap kepemimpinan Suhud dapat membawa DPRD DKI Jakarta semakin produktif dalam mendukung pembangunan ibu kota dan memperkuat semangat pengabdian kepada warga. "Semoga semangat pengabdian ini terus mengalir dan membawa kebaikan bagi kemajuan Kota Jakarta," kata Pras.
Kehadiran Pras dalam pelantikan tersebut menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan di DPRD DKI Jakarta. Dari sosok yang pernah memimpin parlemen ibu kota selama dua periode kepada penerusnya, tersirat harapan agar sinergi antara DPRD dan Pemprov DKI tetap terjaga demi kepentingan masyarakat Jakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....