Rano Karno: Mayoritas Kebakaran Jakarta Dipicu Korsleting
- 02 Jun 2026 19:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Rano Karno: Mayoritas Kebakaran Jakarta Dipicu Korsleting
- Mayoritas Kebakaran Jakarta Dipicu Korsleting
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyoroti tingginya kasus kebakaran akibat korsleting listrik. Menurut Rano, sekitar 95 persen kebakaran di Jakarta dipicu gangguan kelistrikan.
Pernyataan itu disampaikan saat mengunjungi pengungsi kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat. Kunjungan dilakukan di wilayah Kebon Kosong, Selasa, 2 Juni 2026.
“Sebagian besar kebakaran di Jakarta disebabkan korsleting listrik,” ujar Rano Karno, dilansir dari RRI Jakarta, Selasa 2 Juni 2026. Rano mengingatkan masyarakat lebih memperhatikan instalasi listrik di rumah.
Ia juga meminta warga berhati-hati menggunakan peralatan elektronik. Kebakaran di Kemayoran berdampak pada 304 bangunan warga.
Sebanyak 354 kepala keluarga atau 679 jiwa terdampak kebakaran tersebut. Jumlah korban terdiri atas 326 laki-laki dan 353 perempuan.
Korban juga mencakup lansia, balita, anak sekolah, dan ibu hamil. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan posko pengungsian di Lapangan Yusuf Hamka.
Posko dilengkapi layanan kesehatan, dapur umum, dan dukungan psikologis. Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.
Bantuan meliputi makanan, matras, dan kebutuhan dasar lainnya. Pemprov DKI Jakarta turut menyediakan bantuan sandang dan natura.
Layanan kesehatan diprioritaskan bagi kelompok rentan di pengungsian. Kelompok tersebut meliputi balita, lansia, ibu hamil, dan anak-anak.
Pemprov juga menyediakan layanan trauma healing bagi anak-anak terdampak. Menurut Rano, seluruh layanan kesehatan telah disiagakan di lokasi pengungsian.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membantu penggantian dokumen warga terdampak. Warga yang kehilangan dokumen diminta segera melapor kepada petugas.
Rano mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di permukiman padat. “Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran,” kata Rano.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Utara Budi Haryono juga mengingatkan bahaya korsleting listrik. Menurut Budi, sebagian besar kebakaran di Jakarta masih dipicu faktor kelistrikan.
Ia meminta masyarakat memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Budi mencontohkan kebakaran besar di Pasar Jiung, Kemayoran.
Kebakaran tersebut diduga dipicu gangguan kelistrikan. Menurutnya, permukiman padat memiliki tingkat kerawanan kebakaran lebih tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....