Kebakaran Bengkel dan Warung Sembako Tangerang Telan Korban Jiwa
- 30 Mei 2026 20:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bengkel dan warung sembako di Kampung Peusar, Cikupa, Kabupaten Tangerang terbakar hebat hingga menelan korban jiwa
- Diduga amukan sijago merah dipicu oleh ledakan dari alat las (welding)
RRI.CO.ID, Tangerang - Bengkel dan warung sembako di Kampung Peusar, Cikupa, Kabupaten Tangerang terbakar hebat hingga menelan korban jiwa. Diduga amukan sijago merah dipicu oleh ledakan dari alat las (welding).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari pria bernama Sudarjo. Atas laporan tersebut langsung menerjunkan petugas dan kendaraan pemadam dari Mako Curug dan Pos Tigaraksa.
"Adanya laporan masuk ke Pusdalops Kabupaten Tangerang terkait Jaya 65 (kebakaran, Red) dengan objek yang terbakar bengkel dan warung sembako. Kami langsung melakukan pemadaman," ujarnya, Sabtu 30 Mei 2026.
Awal mula, sambung Taufik, dugaan sementara api berasal dari bengkel yang sedang melakukan pengelasan (welding). Kemudian alat las tersebut (welding machine) meledak dan mengeluarkan api.
"Api dari ledakan itu hingga membakar bengkel tersebut. Bahkan kobaran api merambat ke warung sembako di sebelahnya," kata dia.
Dia menyebut ada satu korban seorang wanita yang terjebak didalam toilet saat terjadi kebakaran tersebut. Hingga saat ini korban dalam identifikasi kepolisian.
"Belum diketahui identitas korban karena a masih diidentifikasi oleh kepolisian. Kebakaran itupula menimbulkan kerugian materil hingga Rp150 juta," ucapnya.
Terpisah, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengaku terdapat seorang pria berinisial DF (29) mengalami luka bakar. Hal itu usai tubuhnya tersambar api saat menyalakan alat panggangan sate di Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Bambang membeberkan peristiwa tersebut terjadi disebuah kontrakan milik Hj Uripah di Jalan Gelatik Atas, Kelurahan Rengas. Saat itu, korban tengah bersiap memanggang daging menggunakan arang.
"Namun, ketika hendak menyalakan api, korban menggunakan bensin, bukan minyak tanah. Korban membeli bensin jenis Pertalite sebanyak satu liter yang dimasukkan ke dalam kantong plastik untuk membantu menyalakan api," ujar Kapolsek Ciputat Timur.
Saat arang api tidak menyala, korban kemudian menuangkan bensin yang dibelinya ke alat panggangan. "Jadi korban menuangkan bensinnya itu sambil mengipasi api dan secara tiba-tiba api menyambar hingga membakar tubuh korban," kata dia.
Peristiwa tersebut membuat tubuh korban tersambar api hingga menyebabkan luka bakar yang cukup serius. “Korban panik lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar,” ujarnya.
Warga yang mendengar teriakan korban langsung berupaya membantu memadamkan api yang membakar tubuh DF. Setelah itu, korban dilarikan ke RS Helsa Ciputat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....