Polisi Berhasil Mengidentifikasi Korban Kebakaran Bengkel di Tangerang
- 31 Mei 2026 08:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Polisi berhasil mengidentifikasi korban kebakaran Bengkel dan warung sembako di Kampung Peusar, Cikupa, Kabupaten Tangerang
- Remaja nahas berinisial J itu meninggal dunia usai terjebak di dalam kamar mandi saat si jago merah mengamuk
RRI.CO.ID, Tangerang - Polisi berhasil mengidentifikasi korban kebakaran Bengkel dan warung sembako di Kampung Peusar, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. Remaja nahas berinisial J itu meninggal dunia usai terjebak di dalam kamar mandi saat si jago merah mengamuk.
Peristiwa pada pukul 15.00 WIB ini bermula saat korban J datang ke bengkel tersebut dan duduk di bagian ruang bengkel, sambil bermain handphone. Saat itu, dua orang saksi yakni, Tri dan Ade sedang memperbaiki sepeda motor di area bengkel tersebut.
"Saksi satu, yakni Ade sedang memperbaiki sepeda motor dengan membakar Shield Water Pump (komponen pada motor, Red) menggunakan tabung gas portable," ujar Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah, Sabtu 30 Mei 2926 malam.
Sedangkan saksi dua yakni, Tri sedang membersihkan tangki motor. Pada kondisi tersebut, api yang dihidupkan Ade menyambar ke tangki motor milik Tri.
"Karena kaget, saksi dua kemudian secara spontan melempar tangki motor yang sudah terbakar tersebut ke dalam bengkel. Hingga kemudian api dengan cepat membesar dan membakar bagian dalam bengkel," kata dia.
Alhasil, korban yang sedang berada di area belakang bengkel terjebak dan berusaha berlindung ke dalam kamar mandi. Namun, api yang membesar membuat nyawa korban tidak tertolong.
"Korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi terduduk di dalam kamar mandi. Saat ini jasadnya sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Balaraja," ucapnya.
Diketahui, bengkel dan warung sembako di Kampung Peusar, Cikupa, Kabupaten Tangerang terbakar hebat hingga menelan korban jiwa. Diduga amukan sijago merah dipicu oleh ledakan dari alat las (welding).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari pria bernama Sudarjo. Atas laporan tersebut langsung menerjunkan petugas dan kendaraan pemadam dari Mako Curug dan Pos Tigaraksa.
"Adanya laporan masuk ke Pusdalops Kabupaten Tangerang terkait Jaya 65 (kebakaran, Red) dengan objek yang terbakar bengkel dan warung sembako. Kami langsung melakukan pemadaman," ujarnya, Sabtu 30 Mei 2026.
Awal mula, sambung Taufik, dugaan sementara api berasal dari bengkel yang sedang melakukan pengelasan (welding). Kemudian alat las tersebut (welding machine) meledak dan mengeluarkan api.
"Api dari ledakan itu hingga membakar bengkel tersebut. Bahkan kobaran api merambat ke warung sembako di sebelahnya," kata dia.
Dia menyebut ada satu korban seorang wanita yang terjebak didalam toilet saat terjadi kebakaran tersebut. Hingga saat ini korban dalam identifikasi kepolisian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....