BPJS Pasuruan Gandeng Muhammadiyah Perluas Perlindungan Pekerja

  • 29 Mei 2026 12:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan memperkuat kolaborasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan.
  • Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan, Sulistijo Nisita Wirjawan, mengatakan Muhammadiyah memiliki jaringan luas yang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
  • BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan berharap semakin banyak pekerja di Kota Pasuruan yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

RRI.CO.ID, Pasuruan - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan memperkuat kolaborasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan. Guna memperluas kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Penguatan sinergi tersebut dilakukan melalui koordinasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar pada Senin 25 Mei 2026. PKS ini, sebagai bagian dari upaya memperluas perlindungan bagi pekerja di berbagai sektor.

Pertemuan itu dihadiri langsung Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan, Sulistijo Nisita Wirjawan beserta jajaran. Serta pengurus PDM Kota Pasuruan yang dipimpin Ketua Dr. H. Abu Nasir, M.Ag., didampingi Sekretaris M. Nuryasin dan Bendahara M. Achyar Taman.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana kerja sama untuk memperkuat koordinasi penyelenggaraan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di lingkungan Muhammadiyah. Kerja sama juga diarahkan pada pemanfaatan data dan informasi guna mendukung perluasan kepesertaan dan pemberdayaan masyarakat.

BPJS Ketenagakerjaan dan Muhammadiyah mengidentifikasi sejumlah kelompok pekerja yang berpotensi mendapatkan perlindungan. Mulai dari marbot, mubaligh, tenaga pendidik dan kependidikan, tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan Muhammadiyah, hingga pelaku UMKM binaan dan komunitas produktif lainnya.

Selain itu, potensi perluasan kepesertaan juga berasal dari organisasi otonom Muhammadiyah seperti ‘Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Lalu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hizbul Wathan (HW), dan Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang aktif bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan, Sulistijo Nisita Wirjawan, mengatakan Muhammadiyah memiliki jaringan luas yang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Sehingga dinilai strategis dalam mendukung perluasan perlindungan pekerja.

“Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kami berharap kerja sama ini dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi para pekerja sehingga mereka memperoleh rasa aman dalam bekerja dan perlindungan bagi keluarganya,” ujarnya.

Ke depan, kerja sama yang dirancang tidak hanya mencakup edukasi dan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan. Tetapi juga penyusunan rencana aksi bersama, pendataan tenaga kerja, peningkatan kepatuhan kepesertaan pada amal usaha Muhammadiyah, hingga monitoring dan evaluasi capaian kepesertaan secara berkala.

Melalui sinergi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan berharap semakin banyak pekerja di Kota Pasuruan yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Demi mendukung kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....