Kemenhub Apresiasi Pemkot Batam Perkuat Layanan Transportasi Publik
- 29 Mei 2026 07:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenhub mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Batam dalam memperkuat layanan transportasi publik.
- Aan juga mengapresiasi penerapan sistem pembayaran non-tunai dan integrasi antarmoda Trans Batam.
- Pengembangan BRT melalui skema BTS merupakan langkah strategis dalam menciptakan mobilitas perkotaan yang tertib, produktif, dan berkelanjutan.
RRI.CO.ID, Batam - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Batam dalam memperkuat layanan transportasi publik. Salah satunya, melalui pengembangan bus Trans Batam, Bus Rapid Transit (BRT)
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, mengatakan, pengembangan BRT melalui skema BTS merupakan langkah strategis. Guna menciptakan mobilitas perkotaan yang tertib, produktif, dan berkelanjutan.
“Kami melihat penguatan Trans Batam dilakukan konsisten. Penambahan armadanya bertahap sejak 2024 hingga penambahan 19 unit di tahun 2026,” kata Aan Suhanan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 28 Mei 2026.
Diketahui, sejak 2024 Pemkot Batam telah menghadirkan 20 unit bus Trans Batam. Jumlah itu kemudian bertambah 13 unit pada 2025 dan kembali bertambah 19 unit pada 2026, sehingga total armada BTS yang beroperasi mencapai 52 unit.
Seluruh armada tersebut akan melayani lima koridor strategis menuju Batam Centre. Yakni, Sekupang, Tanjung Uncang, Jodoh, Tanjung Piayu, dan Nongsa.
Aan juga mengapresiasi penerapan sistem pembayaran non-tunai dan integrasi antarmoda Trans Batam. Termasuk konektivitas menuju Bandara Hang Nadim.
Menurutnya, penguatan layanan transportasi publik melalui pengembangan BRT menjadi bagian penting dalam meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat. Sekaligus menekan beban ekonomi akibat mahalnya biaya transportasi dan kemacetan.
“Jika tersedia transportasi publik yang efisien maka dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat akibat tingginya biaya transportasi dan kemacetan. Serta menjadi upaya mencegah krisis energi,” ujar Aan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....