Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan Mobil Patroli di Sumba Timur
- 25 Mei 2026 16:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mobil patroli Polres Sumba Timur mengalami kecelakaan di Kota Waingapu.
- Enam warga mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
- Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
RRI.CO.ID, Kupang – Polres Sumba Timur masih menyelidiki kecelakaan yang melibatkan mobil patroli di Kota Waingapu, Nusa Tenggara Timur. Peristiwa tersebut menyebabkan enam warga mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.
Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Minggu, 24 Mei 2026. Diketahui, mobil patroli jenis Dmax itu dikemudikan oleh Kapolsek Kota Waingapu Iptu Rauta Ubini Kuri.
Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa mengatakan, mobil patroli awalnya melintas usai mengikuti kebaktian Minggu. Namun, kendaraan kemudian hilang kendali hingga menghantam sebuah bengkel di pinggir jalan.
“Mobil patroli tersebut menabrak sebuah bengkel di pinggir jalan. Kejadian itu terjadi setelah Kapolsek melintas usai mengikuti kebaktian Minggu,” ujarnya kepada wartawan, Senin, 25 Mei 2026.
Menurutnya, insiden bermula saat sepeda motor yang dikendarai Yudiwanto Edi mencoba mendahului dari sisi kiri kendaraan dinas. Saat itu, sepeda motor diduga menyentuh ban belakang kiri mobil patroli.
“Kejadian bermula saat pengendara sepeda motor berupaya mendahului kendaraan dinas dari sisi kiri. Kendaraan tersebut kemudian mengenai bagian ban belakang kiri mobil Dmax,” katanya.
Benturan tersebut membuat mobil patroli kehilangan kendali. Kendaraan lalu keluar jalur, naik ke trotoar, dan menabrak sejumlah warga serta pengendara lain di lokasi kejadian.
“Kendaraan dinas mengalami hilang kendali atau out of control. Mobil lalu keluar jalur dan naik ke trotoar,” ucapnya.
Setelah menyeruduk beberapa orang, mobil patroli akhirnya berhenti usai menghantam bengkel di pinggir jalan. Akibat kejadian itu, enam warga dilaporkan mengalami luka dengan kondisi berbeda-beda.
“Akibat kejadian tersebut enam orang mengalami luka-luka. Seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Kristen Lindimara Waingapu,” ujarnya.
Yudiwanto Edi dilaporkan mengalami retak tulang kaki kanan. Sementara istrinya, Muhaeni A. Waluwandja, mengalami syok akibat kecelakaan tersebut.
Korban lainnya, Dominikus Doko, juga mengalami retak tulang kaki kanan. Sedangkan Abdul Kadir dan Ronaldo Doko mengalami luka ringan, sementara Melkianus Bulu Pagege Wola mengalami luka lecet.
Usai kejadian, Kapolres Sumba Timur langsung mendatangi lokasi dan menjenguk korban di rumah sakit. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Unit Laka Satlantas Polres Sumba Timur masih melakukan penyelidikan dan olah TKP. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....