Danantara Sumberdaya Indonesia Kini Resmi Jadi BUMN Ekspor
- 25 Mei 2026 15:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) kini sudah resmi berubah status. Perubahan status dari PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) menjadi BUMN (Persero).
- Pembentukan BUMN Khusus Ekspor yakni PT DSI adalah sebagai transparansi dalam transaksi. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi distorsi data ekspor.
- Luke Thomas Mahony ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Pengalaman Thomas bersama PT Vale Indonesia Tbk dan berpengalaman di dunia perdagangan menjadi pertimbangan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) kini sudah resmi berubah status. Perubahan status dari PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) menjadi BUMN (Persero).
Sebelumnya, PT DSI dibentuk sebagai upaya pemerintah melakukan ekspor satu pintu. Ini diberlakukan untuk komoditas batu bara, minyak kelapa sawit dan juga paduan besi atau ferro aloys.
Penandatanganan perubahan status tersebut diunggah di Instagram resmi milik CEO BPI Danantara Rosan P Roeslani @rosanroeslani. Penandatanganan dilakukan oleh CEO Danantara Rosan, CIO Danantara Pandu Sjahrir dan juga COO Danantara Dony Oskaria.
Rosan menjelaskan, pembentukan BUMN Khusus Ekspor yakni PT DSI adalah sebagai transparansi dalam transaksi. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi distorsi data ekspor.
"Keberadaan kami ini nantinya juga justru ingin lebih menyempurnakan. Terutama dari distorsi data ekspor yang mungkin selama ini sudah terjadi," ujar Rosan, dikutip Senin, 25 Mei 2026.
Sebelumnya, Rosan menyatakan, Luke Thomas Mahony ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Ia melihat pengalaman Thomas bersama PT Vale Indonesia Tbk dan berpengalaman di dunia perdagangan.
Thomas, lanjut Rosan, dinilai mampu memimpin PT DSI. Dia juga melihat Thomas juga lama tinggal di Indonesia.
"Ya kita melihat banyak pertimbangan juga, ini kan lebih menjadi track record-nya juga, dia sangat memahami juga. Pengalaman sebelumnya baik di perusahaan multinasional di Vale dan dia bisa Bahasa Indonesia juga, memang istrinya orang Indonesia," kata Rosan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat 22 Mei 2026.
"Tapi yang paling penting justru kita lihat pengalaman trading-nya ada, minerals-nya ada, jadi pimpinan di banyak perusahaan mineral. Dan networking-nya juga baik dan yang paling penting kita lihat selama ini juga di Danantara kerjanya sangat-sangat baik," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....