BNPB: Banjir Rendam Surakarta dan Kabupaten Bandung, Ribuan KK Terdampak
- 16 Apr 2026 07:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Banjir di Surakarta
- Banjir di Kabupaten Bandung
RRI.CO.ID, Surakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir melanda Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah. Banjir akibat hujan deras dengan durasi cukup lama mengguyur wilayah Solo Raya pada Selasa, 14 April 2026 pukul 21.42 WIB.
Berdasarkan data per Rabu 15 April 2026, sebanyak 1.083 kepala keluarga (KK) terdampak. Mereka tersebar di sejumlah kelurahan.
Antara lain Pajang (130 KK), Joyosuran (117 KK), Tipes (211 KK), Bumi (85 KK), Joyontakan (15 KK), Panularan (187 KK). Kemudian Sondakan (27 KK), Laweyan (9 KK), Sangkrah (47 KK), Kedung Lumbu (230 KK), Jebres (23 KK), serta Mojosongo (2 KK).
“Sebagian besar wilayah terdampak dilaporkan sudah mulai surut, meskipun proses pendataan masih berlangsung di beberapa titik,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam siaran pers BNPB.
Selain genangan, banjir juga menyebabkan talud longsor di RW 14, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan. Sejumlah warga sempat mengungsi ke beberapa lokasi, seperti masjid, balai warga, sekolah, dan rumah warga.
Puluhan jiwa dilaporkan masih membutuhkan dukungan logistik dan layanan dasar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta bersama unsur terkait telah melakukan penanganan darurat.
Meliputi asesmen, evakuasi warga, serta koordinasi lintas sektor. Bantuan logistik yang disalurkan antara lain matras, selimut, paket sembako, makanan siap saji, serta pendirian dapur umum.
Banjir di Kabupaten Bandung
Pada periode yang sama, banjir juga terjadi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Peristiwa ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi serta peningkatan debit Sungai Cisunggalah.
Banjir berdampak pada dua kecamatan. Yakni Majalaya dan Bojongsoang, serta mencakup empat desa, Bojong, Bojongsoang, Bojongsari, dan Tegalluar.
Data sementara mencatat sekitar 95 KK atau 250 jiwa terdampak, dengan 95 unit rumah mengalami kerusakan. Hingga Rabu 15 April 2026, kondisi di Kecamatan Majalaya dilaporkan telah surut total.
Sementara itu, di Kecamatan Bojongsoang, tinggi muka air masih berkisar antara 10 hingga 150 sentimeter. BPBD Kabupaten Bandung bersama pihak terkait terus melakukan asesmen dan pendataan.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk segera mengungsi ke tempat aman saat hujan deras. Saat ini, Kabupaten Bandung masih berstatus siaga darurat bencana hidrometeorologi, sesuai keputusan pemerintah daerah setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....