Banjir Bandarlampung Rendam Enam Belas Kecamatan ai Hujan Deras
- 15 Apr 2026 18:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hujan deras mengguyur Bandarlampung memicu banjir di 16 kecamatan pada Selasa, 14 April 2026 malam
- Peristiwa ini terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah sejak pukul 18.30 WIB
- Banjir melanda sejumlah kawasan permukiman dan infrastruktur di berbagai titik kota
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Hujan deras mengguyur Bandarlampung memicu banjir di 16 kecamatan pada Selasa, 14 April 2026 malam. Peristiwa ini terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah sejak pukul 18.30 WIB.
Banjir melanda sejumlah kawasan permukiman dan infrastruktur di berbagai titik kota. "Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah titik di 16 kecamatan terdampak banjir," kata Analis BPBD Lampung Wahyu Hidayat, Rabu, 15 April 2026.
Wilayah terdampak meliputi Kemiling, Sukarame, hingga Teluk Betung Selatan dan Rajabasa. Selain itu, daerah seperti Way Halim, Enggal, hingga Bumi Waras juga terdampak.
BPBD mencatat terdapat satu korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut. Bencana juga disertai kejadian tanah longsor di beberapa lokasi.
Tim gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan evakuasi warga terdampak. Personel berasal dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, hingga PMI dan Satpol PP.
Upaya dilakukan untuk meminimalisasi dampak serta membantu warga yang terdampak. Petugas juga memastikan keselamatan warga selama proses penanganan berlangsung.
“Situasi terkini banjir telah surut dan cuaca terpantau cerah berawan,” kata Wahyu. Meski air surut, petugas masih melakukan pendataan dampak bencana.
Tim juga membantu membersihkan rumah warga dari sisa material banjir. "Pembersihan sedimen dilakukan karena terbawa arus saat banjir terjadi,” ujarnya.
Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur lebih dari satu jam. Ketinggian air di sejumlah titik bahkan mencapai lebih dari satu meter, kondisi ini menyebabkan aktivitas warga sempat terganggu di berbagai wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....