Fokus Tuntaskan Sisa Lokasi, Satgas PRR Aceh Percepat Pembersihan Pascabanjir

  • 11 Apr 2026 11:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) terus mempercepat pembersihan lumpur pascabanjir di Aceh
  • Dari total 519 lokasi terdampak, sebanyak 480 titik telah dinyatakan bersih, sementara 39 lokasi lainnya masih dalam proses penyelesaian
  • Untuk mempercepat penyelesaian, Satgas mengoptimalkan dukungan personel di berbagai wilayah prioritas

RRI.CO.ID, Jakarta – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) terus mempercepat pembersihan lumpur pascabanjir di Aceh. Pihaknya memfokuskan penanganan pada lokasi-lokasi tersisa yang membutuhkan penanganan lebih intensif.

Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Aceh, Safrizal ZA, menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pembersihan telah mencapai mayoritas target. Dari total 519 lokasi terdampak, sebanyak 480 titik telah dinyatakan bersih, sementara 39 lokasi lainnya masih dalam proses penyelesaian.

“Lokasi yang tersisa umumnya berada di kawasan permukiman padat dengan akses terbatas dan drainase sempit. Sehingga membutuhkan penanganan manual yang lebih teliti,” ujar Safrizal dalam keterangannya, Sabtu, 11 April 2026.

Untuk mempercepat penyelesaian, Satgas mengoptimalkan dukungan personel di berbagai wilayah prioritas. Di Aceh Tamiang, personel Praja IPDN dilakukan guna membantu pembersihan fasilitas publik dan lingkungan warga agar kembali normal.

Selain itu, keterlibatan masyarakat juga diperkuat melalui program Cash for Work (Padat Karya) Tahap II. Di Kabupaten Pidie Jaya, program ini telah berjalan aktif di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua.

Safrizal merinci, total 392 personel terlibat dalam kegiatan tersebut. Terdiri dari 300 warga lokal, 80 personel Satpol PP dan BPBD, serta 12 personel TNI/Polri.

Kegiatan tahap awal telah dilaksanakan pada 6–8 April dan akan dilanjutkan pada 14–17 April mendatang. Ia memastikan bahwa penanganan infrastruktur vital dan jalan nasional telah rampung 100 persen sejak Januari lalu.

Saat ini, fokus utama Satgas adalah menuntaskan pembersihan di lingkungan permukiman warga sebagai bagian dari tahap lanjutan rehabilitasi. “Percepatan ini menjadi prioritas agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas secara normal dan memasuki tahap pemulihan berikutnya,” ucap Safrizal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....