Harga Plastik di Pasar Kranji Bekasi Melonjak Tajam usai Lebaran
- 07 Apr 2026 13:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Harga plastik di Kota Bekasi melonjak tajam usai lebaran Idulfitri.
- Kenaikan harga plastik terjadi di semua jenis plastik dan ukuran plastik dengan kenaikan harga bervariasi dari Rp2 ribu hingga Rp10 ribu.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi - Harga plastik di sejumlah pasar tradisional di Kota Bekasi, salah satunya di Pasar Kranji, melonjak tajam usai lebaran Idulfitri. Kenaikan terjadi hampir di semua jenis plastik, dari mulai kantong belanja hingga plastik kemasan makanan.
Salah seorang pegawai toko plastik di bilangan Pasar Kranji Bekasi, Minah, mengatakan, kenaikan harga bervariasi. Kenaikan harga bervariasi tergantung jenis dan ukuran plastik mulai dari Rp2-Rp10 ribu.
Untuk jenis kantong belanja ukuran 15 dan 24 misalnya naik dari Rp12 ribu menjadi Rp13 ribu. Sedangkan untuk ukuran 28 warna merah harga naik dari Rp13 ribu menjadi Rp21 ribu.
Sementara untuk kantong plastik warna hitam juga mengalami kenaikan hampir untuk semua ukuran. Dengan kenaikan harga dari Rp2 ribu hingga Rp3 ribu.
Adapun untuk kantong plastik kemasan makanan harganya juga mengalami kenaikan. Harganya naik dari Rp9 ribu menjadi Rp14 ribu atau naik Rp5 ribu.
"Kurang tahu naiknya karena apa yang jelas harganya naik setelah lebaran. Hampir semua jenis plastik naik," kata Minah, Selasa, 7 April 2026.
Kenaikan juga terjadi untuk gelas plastik untuk beragam ukuran. Gelas ukuran 22 Oz misalnya naik dari Rp15 ribu menjadi Rp22 ribu.
"Gelas plastik juga naik harganya. Tergantung ukurannya sama modelnya," katanya.
Minah mengaku, banyak pelanggan yang komplain dengan naiknya harga plastik yang begitu tinggi. Hanya saja para pelanggan tetap membeli plastik karena sudah menjadi kebutuhan.
Pihaknya berharap harga plastik turun dan kembali normal sehingga memudahkannya untuk berjualan. "Namanya kebutuhan, biar mahal tetap saja dibeli pinginnya sih sebagai pedagang harganya turun jadi gampang jualannya," ujarnya mengakhiri pembicaraan.
Sementara itu, pedagang kelapa parut di Pasar Kranji, Fauzan mengaku mengeluhkan kenaikan harga plastik. Sebab plastik merupakan kebutuhan yang setiap harinya harus ia beli untuk membungkus dagangannya.
"Berat, karena harga barang yang saya jual tetap sama gak naik. Tapi harga plastiknya justru naik, tapi mau gimana lagi harus tetap beli karena kebutuhan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....