Destinasi di Jateng Targetkan 6 Juta Wisatawan saat Lebaran 2026
- 19 Mar 2026 00:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memprediksi lonjakan wisatawan selama libur Lebaran 2026 mencapai sekitar enam juta orang. Angka tersebut dipandang sebagai peluang besar sekaligus tantangan bagi sektor pariwisata daerah.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jateng, Hanung Triyono, mengatakan tingginya jumlah kunjungan menuntut kesiapan maksimal dari seluruh pihak. Terutama dalam hal keamanan dan kenyamanan wisatawan.
“Sekitar enam juta orang akan berwisata. Ini angka yang besar sehingga kenyamanan dan keamanan harus benar-benar dipastikan,” ujarnya di Semarang, Rabu 18 Maret 2026.
Menurut Hanung, lonjakan wisatawan tidak terlepas dari tingginya arus mudik ke Jawa Tengah yang diperkirakan mencapai 17,3 juta orang tahun ini. Kondisi tersebut mendorong meningkatnya aktivitas wisata di berbagai daerah.
Pemerintah pun telah melakukan berbagai langkah antisipasi, mulai dari memperketat pengamanan, meningkatkan layanan, hingga memastikan kesiapan fasilitas di seluruh destinasi wisata. Koordinasi dilakukan dengan pemerintah kabupaten/kota, pengelola destinasi, serta instansi terkait lainnya.
Sejumlah lokasi diprediksi menjadi magnet utama wisatawan selama libur Lebaran. Untuk kawasan Solo Raya, destinasi seperti Tawangmangu, Masjid Sheikh Zayed, dan Waduk Gajah Mungkur diperkirakan ramai dikunjungi.
Selain itu, kawasan Dieng Plateau juga diprediksi menjadi favorit wisatawan. Terutama karena adanya atraksi balon udara yang menjadi ciri khas saat Lebaran. Sementara itu, destinasi wisata religi di Demak dan Kudus diperkirakan dipadati peziarah.
Pemerintah juga memberi perhatian khusus pada kawasan pantai selatan Jawa Tengah, seperti di Kebumen, Purworejo, dan Wonogiri. Hal ini menyusul potensi cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang selama periode liburan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan posko Lebaran dan instansi terkait. Terutama untuk pengamanan di kawasan pantai,” kata Hanung.
Tak hanya destinasi unggulan, desa wisata juga diprediksi menjadi pilihan favorit wisata keluarga. Pengelola diminta menjaga kebersihan, keamanan, serta kesiapan fasilitas pendukung, di sisi lain, pengelola Guci Forest menyatakan siap menghadapi lonjakan pengunjung.
Manager Marketing Guci Forest, Umi Baini, menyebut berbagai fasilitas telah disiapkan. Mulai dari hotel, vila, glamping, area camping, pemandian air panas, hingga wisata jeep offroad.
Selain itu, perbaikan dilakukan pada area parkir, kolam pemandian, serta pemasangan papan peringatan di titik rawan demi meningkatkan keselamatan pengunjung. Selama libur Lebaran, Guci Forest diperkirakan akan menerima sekitar 4.000 wisatawan per hari selama hampir sepekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....