Pulau Idaman Dipoles Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Aceh Timur

  • 24 Jul 2026 21:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemkab Aceh Timur mengembangkan Pulau Idaman di pesisir Gampong Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, sebagai destinasi wisata unggulan daerah.
  • Pulau Idaman memiliki potensi wisata yang besar karena keindahan alamnya masih alami dan lingkungan yang relatif terjaga.
  • Syahril optimistis Pulau Idaman berpeluang menjadi ikon wisata pesisir Aceh Timur apabila seluruh pihak dapat bersinergi.

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengembangkan Pulau Idaman di pesisir Gampong Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, sebagai destinasi wisata unggulan daerah. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Aceh Timur Syahril mengatakan Pulau Idaman memiliki potensi wisata yang besar karena keindahan alamnya masih alami dan lingkungan yang relatif terjaga.

“Pulau Idaman memiliki potensi wisata besar. Keindahan alamnya masih alami, lingkungannya masih terjaga, dan memiliki nilai konservasi yang harus dipertahankan,” kata Syahril di Aceh Timur, Jumat 24 Juli 2026.

Menurutnya, pulau seluas sekitar 18 hektare tersebut memiliki daya tarik yang tidak dimiliki banyak kawasan wisata lainnya. Selain menyuguhkan panorama alam yang asri, Pulau Idaman juga menjadi habitat penyu yang datang bertelur pada musim tertentu.

Pulau yang berada tidak jauh dari pesisir Kuala Simpang Ulim itu menawarkan hamparan pasir, pepohonan rindang, suasana tenang, serta udara laut yang segar. “Kondisi tersebut menjadikannya sebagai lokasi yang cocok untuk wisata keluarga, rekreasi, hingga kegiatan edukasi lingkungan atau konservasi alam,” ujarnya.

Selain wisata alam, Pulau Idaman juga menjadi lokasi favorit bagi para pemancing. Aktivitas tersebut turut memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat sekitar melalui penyewaan sampan, jasa transportasi laut, hingga penyediaan berbagai kebutuhan wisatawan.

Syahril mengakui pengembangan kawasan wisata tersebut sempat menghadapi kendala setelah sejumlah fasilitas mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda kawasan pesisir. Namun, semangat masyarakat untuk menghidupkan kembali wisata Pulau Idaman tidak pernah surut.

Karena itu, ia menilai konsep pariwisata berbasis masyarakat atau community based tourism menjadi model yang tepat untuk diterapkan di Pulau Idaman. Dengan konsep tersebut, masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata.

“Harapan kami, masyarakat menjadi bagian utama dalam pengelolaan wisata. Ketika wisata berkembang, masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi melalui penyediaan transportasi, kuliner, homestay, maupun usaha mikro lainnya,” katanya.

Syahril optimistis Pulau Idaman berpeluang menjadi ikon wisata pesisir Aceh Timur apabila seluruh pihak dapat bersinergi. Mulai dari pemerintah, aparatur gampong, Panglima Laot, hingga masyarakat.

Menurutnya, akses menuju lokasi yang relatif mudah, panorama alam yang masih terjaga. Serta komitmen masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi modal penting bagi pengembangan Pulau Idaman sebagai destinasi wisata andalan Aceh Timur.

“Potensi Pulau Idaman cukup besar. Tinggal bagaimana mengelolanya secara bersama-sama dengan tetap menjaga kelestarian alam. Kami berharap kawasan ini nantinya menjadi destinasi wisata yang aman dan nyaman serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” kata Syahril.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....