PBMY Dukung Becak Listrik untuk Wisata Rendah Karbon
- 19 Jul 2026 14:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Paguyuban Becak Motor Yogyakarta (PBMY) mendukung program pemerintah dalam mendorong penggunaan becak listrik. Program ini dinilai sebagai bagian dari upaya mewujudkan pariwisata rendah karbon di Kota Yogyakarta.
Demikian disampaikan PBMY. Parmin, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Minggu, 19 Juli 2026. "Selain dinilai lebih ramah lingkungan, becak listrik diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan yakni saat berkunjung ke Kota Gudeg," katanya.
Parmin mengatakan, pengalaman wisatawan menjadi faktor penting dalam menjaga daya tarik Yogyakarta sebagai destinasi wisata. Menurutnya, wisatawan akan merasa betah apabila didukung sistem transportasi yang ramah lingkungan.
"Orang datang ke Jogja harus merasa betah. Lingkungannya harus ramah lingkungan, bersih, dan teratur. Sekarang kawasan Malioboro sudah jauh lebih tertata dibanding sebelumnya," katanya.
Ia menilai keberadaan becak listrik juga mendukung penataan kawasan Sumbu Filosofi dan Malioboro. Pengurangan penggunaan becak motor berbahan bakar minyak di kawasan pedestrian dinilai dapat membantu menekan polusi udara.
"Becak listrik lebih rendah polusi dan lebih ramah lingkungan. Ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi emisi di kawasan wisata," ujarnya.
PBMY berharap pemerintah turut melengkapi program elektrifikasi kendaraan dengan stasiun pengisian daya. Menurutnya, keberadaan fasilitas pengisian baterai masih menjadi kebutuhan utama bagi pengemudi becak listrik.
"Kami memohon kalau bantuan becak listrik dari pemerintah semakin banyak. Maka charger di sepanjang kawasan Malioboro juga harus tersedia," katanya.
Ia menjelaskan, satu kali pengisian daya becak listrik membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan jam. Karena itu, kesiapan infrastruktur dinilai menjadi faktor penting agar operasional becak listrik dapat berjalan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....