BNPP RI Dukung Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak Banjir di Aceh

  • 10 Mar 2026 00:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Komjen Pol Makhruzi Rahman menunjukkan, komitmen nyata dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh. Bersama tim, dirinya turun langsung meninjau kondisi pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya.

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung dampak banjir bandang sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya, terkait pemulihan infrastruktur dasar. Peninjauan ini juga menjadi bagian dari langkah cepat BNPP RI dalam memastikan koordinasi lintas sektor berjalan efektif di daerah terdampak.

Sekretaris BNPP RI menjelaskan bahwa kehadirannya di Aceh merupakan arahan langsung dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Kepala BNPP RI. "Ini adalah perintah langsung dari Bapak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Kepala BNPP RI. Kami hadir bersama tim untuk memastikan percepatan pemulihan dapat berjalan optimal di wilayah terdampak," kata Komjen Pol Makhruzi, Senin, 9 Maret 2026.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa BNPP RI membagi tim ke beberapa kabupaten terdampak banjir bandang. Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, Dr. Nurdin, ditugaskan meninjau kondisi di Kabupaten Bireuen, sementara Asisten Deputi Infrastruktur Fisik BNPP RI, Amrullah M. Ridha, meninjau lokasi terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang.

Menurut Komjen Pol. Makhruzi, fokus utama BNPP RI dalam tahap percepatan pemulihan pascabencana adalah pembersihan akses jalan umum. Khususnya, akses jalan yang masih tertutup material lumpur dan pasir.

"Hasil pengamatan kami, masih banyak jalan yang sulit dilalui masyarakat akibat timbunan lumpur pascabanjir. Ini menjadi prioritas karena menyangkut mobilitas dan aktivitas ekonomi warga," ujarnya.

Komjen Pol Makhruzi juga menegaskan bahwa BNPP RI akan segera menghadirkan bantuan alat berat ke wilayah terdampak seperti ekskavator dan dump truck. Terutama, untuk membawa material lumpur ke tempat pembuangan.

"Kami akan fokus pada Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Tamiang. Bantuan alat berat sangat dibutuhkan agar pembersihan jalan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif," ucapnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, Dr. Nurdin, meninjau langsung lokasi terdampak di Kabupaten Bireuen. Ia menekankan pentingnya pembersihan material sisa banjir untuk mempermudah akses jalan masyarakat.

"Hari ini kami bersama Camat Peusangan Siblah Krueng dan Plt Kepala BPBD Bireuen meninjau lokasi yang akan dikerjakan oleh tim BNPP. Gundukan tanah dan lumpur bekas banjir ini jika tidak segera dibersihkan, berpotensi menimbulkan genangan kembali saat hujan," kata dia.

Nurdin menambahkan, tim akan memfokuskan pekerjaan pada pembersihan gundukan tanah di sekitar jalan utama agar akses masyarakat kembali normal. "Mudah-mudahan pengerjaan ini bisa dilakukan dengan cepat sehingga aktivitas warga tidak lagi terganggu," ujarnya.

Dari pihak pemerintah kecamatan, Camat Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Afrizal menyampaikan, terdapat delapan desa yang terdampak cukup parah. Di antaranya, Desa Kubu, Teupin Raya, Lueng Daneun, Pante Baro Kumbang, serta Pante Baro Keupanyang.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pembersihan jalan utama yang menjadi penghubung antarkecamatan. "Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Kami berharap bantuan pembersihan bisa segera terealisasi," ucapnya.

Hal senada disampaikan Plt. Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Doli Mardian, yang juga hadir mendampingi Dr. Nurdin dan rombongan. Ia mengapresiasi kehadiran BNPP RI di Kabupaten Bireuen sebagai lokasi terdampak bencana banjir.

"Kami berharap setelah penanganan di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng selesai, kecamatan lain yang juga terdampak dapat turut dibantu. Kehadiran BNPP RI memberi harapan agar akses jalan kembali lancar seperti sediakala," kata dia.

Kehadiran langsung tim BNPP RI di wilayah terdampak banjir bandang Aceh menjadi wujud nyata peran negara dalam memastikan pemulihan berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, BNPP RI berkomitmen mendukung pemulihan infrastruktur dan kehidupan masyarakat pascabencana, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....