Peternak Sampaikan Aspirasi Terkait Pemadaman Listrik
- 03 Agt 2026 00:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) dan Persatuan Insan Perunggasan atau Insar Kalimantan Tengah
- General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menjelaskan gangguan bermula setelah generator di PLTU Asam-Asam mengalami kerusakan
- Selain itu, dua unit pembangkit milik Independent Power Producer (IPP) juga mengalami kebocoran pada pipa boiler dan turbin sehingga kemampuan memasok daya ke sistem menurun
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Aksi Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) dan Persatuan Insan Perunggasan atau Insar Kalimantan Tengah menyampaikan aspirasi di Kantor PLN UP3 Palangka Raya di Jalan Ahmad Yani. Ini buntut protes terhadap pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Tengah viral di media sosial TikTok yang diunggah oleh @akunCeritaOomBM, Senin, 3 Agustus 2026.
Dalam akun tersebut, disebut Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) dan Persatuan Insan Perunggasan atau Insar Kalimantan Tengah juga mengirimkan ayam ternak mereka yang telah mati. Lebih jauh, ia menyebut, bahwa sebagian besar peternakan ayam di wilayah itu memakai sistem kandang tertutup atau close house yang sangat bergantung pada listrik untuk kipas ventilasi dan sirkulasi udara.
Saat listrik padam, kata dia, suhu kandang melonjak cepat membuat ayam lemas dan mati massal. "Genset cadangan ada tapi biaya operasionalnya terlalu mahal untuk dipakai terus-menerus, peternak melaporkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah, bahkan satu kandang berkapasitas 40 ribu ekor bisa rugi hingga Rp360 juta," kata dia.
Ia mengatakan, para peternak menuntut PLN segera perbaiki pasokan listrik, beri penjelasan dan tanggung jawab, juga berikan kompensasi kerugian. "Maaf kalian tidak bisa dipakai buat bayar pakan ayam dan cicilan peternak yang hancur lebur dalam semalam," kata dia di akun tersebut.
Sementara, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menjelaskan gangguan bermula setelah generator di PLTU Asam-Asam mengalami kerusakan. Selain itu, dua unit pembangkit milik Independent Power Producer (IPP) juga mengalami kebocoran pada pipa boiler dan turbin sehingga kemampuan memasok daya ke sistem menurun.
Akibat kondisi tersebut, PLN menerapkan pengaturan beban secara terbatas di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Guna menjaga keandalan sistem kelistrikan selama proses pemulihan berlangsung.
"PLN menyatakan seluruh personel telah diterjunkan untuk mempercepat perbaikan pembangkit yang mengalami gangguan. Perusahaan juga meminta masyarakat menghemat penggunaan listrik, terutama pada pukul 18.00 hingga 21.00 WIB, serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama pemadaman bergilir berlangsung," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....