Kementerian PKP Akan Bangun Rusun untuk Prajurit TNI AL di Jawa Timur

  • 21 Feb 2026 10:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian PKP akan membangun rumah susun (rusun) bagi prajurit TNI Angkatan Laut (AL) di Jawa Timur. Pembangunan hunian vertikal tersebut ditargetkan mulai tahun ini sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan prajurit.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan pembangunan rusun ini rencananya diberi nama Wisma Arunika. Ia menyebut tim survei dijadwalkan turun ke lapangan pekan depan untuk memfinalisasi lokasi serta desain bangunan.

“Saya minta warnanya khas Angkatan Laut supaya terlihat bagus dan membangkitkan semangat. Anggarannya sudah kita siapkan dari APBN,” kata Menteri Ara usai bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Jumat, 20 Februari 2026.

Selain itu, Menteri PKP juga menegaskan pemerintah tidak hanya fokus membangun hunian vertikal bagi prajurit. Tetapi, ia juga mendorong perluasan akses prajurit terhadap program rumah subsidi.

Ia menjelaskan prajurit aktif terutama golongan bintara dan tamtama dapat memanfaatkan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi. Ara mengatakan program tersebut menawarkan suku bunga tetap 5 persen dengan uang muka ringan sebesar 1 persen.

“Subsidi bunganya itu 5 persen, DPnya 1 persen, jadi itu sangat bisa nyicil sampai 20 tahun, jadi nggak kerasa. Justru menurut saya kalau ada prajurit baru, ikutin program itu bagus, waktunya panjang, nanti dia pensiun sudah punya rumah,” ucapnya.

Sementara itu, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menjelaskan, pembangunan rusun akan berlokasi di sekitar Surabaya.

Lokasi tersebut dipilih, karena menurutnya Surabaya merupakan pangkalan terbesar TNI AL di Indonesia. Serta, memiliki banyak prajurit aktif maupun purnawirawan dari TNI AL sendiri yang masih belum memiliki rumah pribadi.

“Jadi rencana akan dibangun di dekat dengan Surabaya, karena Surabaya ini merupakan pangkalan angkatan laut yang terbesar. Kemudian anggota yang masih aktif maupun yang sudah purna juga sangat banyak, dan lokasi lahannya sudah siap, sudah milik kita,” ujarnya.

Selain itu, Dirjen Perumahan dan Perkotaan Sri Haryati mengatakan pembangunan rusun tersebut masih dalam tahap rencana alokasi penganggaran. Ia menyebut terdapat dua alternatif dalam pembangunan rusun ini, dan akan disesuaikan dengan kesiapan di lapangan.

“Jadi untuk tipe tiga lantai itu Rp32 miliar. Untuk yang tipe empat lantai itu Rp43 miliar,” ucap Dirjen.

Sebagai informasi, Rusun Wisma Arunika yang tipe tiga lantai akan memiliki luas bangunan 2.767,68 meter persegi. Bangunan tersebut direncanakan dapat dibangun sebanyak 44 unit hunian dengan kapasitasnya mampu menampung hingga 176 orang.

Sementara itu, tipe empat lantai akan memiliki luas bangunan 3.674,79 meter persegi. Bangunan tersebut terdiri atas 60 unit hunian dengan kapasitas hingga 240 jiwa.

Pemerintah berharap pembangunan rusun subsidi ini dapat meningkatkan kualitas hunian bagi prajurit TNI AL. Selain itu, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu mendukung optimalisasi kinerja prajurit dalam menjalankan tugas negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....