Daftar Titik Banjir Jakarta, 39 RT Terendam

  • 30 Jan 2026 08:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Jakarta pada Jumat, 30 Januari 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan terjadi di puluhan RT dan sejumlah ruas jalan.

Hingga pukul 04.00 WIB, genangan tercatat terjadi di 39 RT dan tiga ruas jalan wilayah DKI Jakarta. Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Muhammad Yohan mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi memicu genangan di beberapa kawasan.

Selain curah hujan, luapan sejumlah sungai turut memperparah kondisi banjir. “BPBD mencatat saat ini terdapat 39 RT dan 3 ruas jalan tergenang,” kata Yohan dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 Januari 2026.

BPBD menyebut wilayah terdampak tersebar di Jakarta Barat, Selatan, Timur, dan Utara. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 hingga mencapai 300 sentimeter di beberapa lokasi.

Berikut daftar wilayah terdampak yang dirilis oleh BPBD DKI Jakarta:

1. Jakarta Barat terdapat 8 RT, terdiri atas:

- Kelurahan Kedaung Kali Angke: 4 RT

- Kelurahan Rawa Buaya: 1 RT

- Kelurahan Kembangan Selatan: 3 RT

Ketinggian air tercatat berkisar 20 hingga 30 sentimeter. Penyebab genangan karena curah hujan tinggi dan luapan Kali Mookervaart.

2. Jakarta Selatan terdapat 8 RT, terdiri atas:

- Kelurahan Pejaten Timur: 4 RT

- Kelurahan Rawajati: 2 RT

- Kelurahan Tanjung Barat: 2 RT

Ketinggian air mencapai 100 hingga 300 sentimeter akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

3. Jakarta Timur terdapat 21 RT, terdiri atas:

- Kelurahan Rawa Terate: 1 RT

- Kelurahan Bidara Cina: 4 RT

- Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT

- Kelurahan Cawang: 9 RT

- Kelurahan Cililitan: 2 RT

- Kelurahan Balekambang: 1 RT

Ketinggian air tercatat berkisar antara 50 sentimeter hingga 2,5 meter. Kondisi tersebut dipicu curah hujan tinggi disertai luapan Kali Ciliwung.

4. Jakarta Utara terdapat 2 RT, terdiri atas:

- Kelurahan Cilincing: 1 RT

- Kelurahan Marunda: 1 RT

Ketinggian air di lokasi tersebut berada pada kisaran 20 hingga 30 sentimeter. Genangan terjadi akibat curah hujan tinggi yang disertai luapan Kali Nagrak.

Selain permukiman, genangan juga merendam sejumlah ruas jalan. Kondisi ini sempat mengganggu mobilitas warga di wilayah terdampak.

Seperti, Jalan Rawa Indah Dua, Kelurahan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara. Jalan ini tergenang dengan ketinggian air sekitar 15 sentimeter.

Sementara itu, genangan setinggi 25 sentimeter terjadi di Jalan Pulo Raya IV, Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan. Adapun genangan tertinggi terpantau di Gang Langgar, Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan, dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

Dalam penanganan banjir, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau genangan. Koordinasi terus dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).

“Petugas melakukan penyedotan genangan, memastikan saluran air berfungsi, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan surut secepatnya,” ujar Yohan.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 apabila membutuhkan bantuan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....