Sebanyak 4.576 Personel Gabungan Amankan Aksi di Lima Titik Jakarta

  • 17 Jun 2026 12:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 4.576 personel gabungan disiagakan mengamankan aksi di Jakarta.
  • Pengamanan dilakukan di lima titik, termasuk DPR, Monas, dan Bundaran HI.
  • Polisi menerapkan pendekatan humanis serta rekayasa lalu lintas secara situasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 4.576 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan sejumlah aksi penyampaian aspirasi di Jakarta. Ribuan personel tersebut disiagakan di lima lokasi berbeda pada Rabu, 17 Juni 2026.

Pengamanan berasal dari unsur Polda Metro Jaya, Polres, dan Polsek jajaran. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman dan tertib.

"Sebanyak 4.576 personel gabungan dari polda, polres, dan polsek jajaran diterjunkan untuk pelayanan unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat hari ini," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri, dalam keterangannya, Rabu, 17 Juni 2026.

Berdasarkan informasi kepolisian, aksi digelar oleh sejumlah elemen masyarakat di beberapa lokasi. Titik kegiatan tersebar di kawasan Silang Selatan Monas, Gedung DPR/MPR, Bundaran HI, Kantor Badan Gizi Nasional, dan Kementerian Keuangan.

Aliansi Masyarakat Jakarta Timur menggelar kegiatan di kawasan Silang Selatan Monas. Sementara Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jakarta Peduli Indonesia menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI.

AUR Barisan Merdeka Jakarta menggelar aksi di kawasan Bundaran HI. Adapun Front Rakyat dan Mahasiswa Madani Seluruh Indonesia berkegiatan di Kantor Badan Gizi Nasional.

Di lokasi berbeda, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Jakarta Selatan menggelar aksi di Kementerian Keuangan. Seluruh kegiatan mendapatkan pengamanan dari aparat kepolisian yang bertugas di lapangan.

Menurut Erlyn, pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis sesuai arahan pimpinan. Rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan secara situasional mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.

"Pengamanan akan dilakukan dengan pendekatan humanis. Sedangkan untuk pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan," katanya.

Kepolisian mengimbau peserta aksi menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Massa juga diminta menghormati pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

"Sampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas. Hormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....