PKP Tata Menteng Tenggulun Jadi Kampung Kuliner

  • 28 Jan 2026 23:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan mengembangkan kawasan wisata kuliner di RW 01, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat. Kawasan tersebut bernama Kampung Kuliner Menteng Tenggulun yang selama ini dikenal sebagai kawasan padat penduduk.

Kawasan permukiman padat tersebut akan ditata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan ketimpangan sosial. Sebanyak 52 rumah akan direnovasi, dengan 23 di antaranya dikembangkan sebagai UMKM di bidang kuliner.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan pendanaan penataan kawasan ini tidak bersumber dari APBN. Pendanaannya akan melalui skema gotong royong dari berbagai pihak dengan total Rp5,2 miliar.

“Pendanaan renovasi tanpa APBN, kalau renovasi, tapi kalau untuk memperbaiki jalan dan trotoar itu APBD (Jakarta). Kemudian ibu-ibu dari perbankan, PNM, dan SMF bantu soal permodalan (pelaku UMKM) dan sampah,” kata Menteri Ara saat meninjau lokasi Kampung Kuliner Menteng Tenggulun, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Januari 2026. 

Ara menyebut pihaknya masih mengutamakan kolaborasi dan gotong royong dalam pembiayaan penataan kawasan tersebut. Menurutnya, penggunaan APBN belum diputuskan pada tahap awal dan akan dipertimbangkan sesuai kebutuhan ke depan.

Selain melibatkan perbankan, PNM, SMF, dan Pemda Jakarta Pusat, program ini juga melibatkan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta. IAI menyiapkan desain kawasan serta desain untuk sekitar 50 rumah dan kios yang akan ditata pada tahap selanjutnya.

Seluruh perancangan desain renovasi dan penataan kawasan ini dilakukan tanpa pungutan biaya. Upaya tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan pengembangan wisata kuliner.

Ketua IAI Jakarta Teguh Aryanto mengatakan penataan kawasan juga meliputi koridor gang serta bantaran sungai di tengah permukiman. Menurutnya, penataan sungai dilakukan untuk meningkatkan kebersihan dan daya tarik lingkungan permukiman padat tersebut.

Teguh menambahkan, pembangunan fisik ditargetkan dimulai setelah Lebaran dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar empat bulan. “Kita ditargetkan Pak Menteri, insaallah akan mulai setelah Lebaran pembangunan fisiknya,” ujarnya.

Ia menuturkan seluruh desain rumah dikerjakan 50 arsitek dengan karakter berbeda. Namun, mereka tetap memiliki kesamaan bahasa desain sebagai identitas program.

Sementara itu, seorang pedagang nasi goreng di kawasan tersebut Yuni, mengaku sangat senang dan berterima kasih rumahnya akan direnovasi. “Mau ngebangunin ga ada dana, tapi sekarang sudah ada yang bangunin, genteng juga sudah pada bocor pak,” ucap Yuni haru.

Sebagai langkah awal transformasi kawasan, Kementerian PKP telah memulai renovasi dua unit rumah warga di Menteng Tenggulun. Renovasi tersebut menjadi pintu masuk penataan kawasan secara menyeluruh.

Salah satu penerima manfaat, Sapri, seorang pensiunan, merasa senang rumahnya kini lebih layak huni. Ia sempat tidak percaya saat kembali ke rumahnya setelah menjalani perbaikan selama 45 hari.

“Syukur, alhamdulillah terima kasih banyak. Semoga Allah semesta alam membalasnya, karena telah begitu baik kepada kita semua,” ucap anak Sapri.

Melalui pendekatan terpadu dan kolaboratif ini, Menteng Tenggulun diarahkan bertransformasi menjadi kawasan yang lebih tertata. Kawasan ini diharapkan berkembang sebagai sentra kuliner rakyat yang produktif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....