BNPB Serahkan 17 Huntara untuk Warga Longsor Cilacap

  • 28 Jan 2026 10:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap menyerahkan 17 hunian sementara (huntara) di Desa Cibeunying, Selasa, 27 Januari 2026. Huntara tersebut diperuntukkan bagi 17 kepala keluarga yang rumahnya rusak berat dan tertimbun longsor pada 13 November 2025.

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Andi Eviana melakukan penyerahan simbolis melalui proses pemotongan pita. Ia mengatakan huntara dibangun dengan sarana dan prasarana memadai untuk mendukung kebutuhan dasar warga 

“Sebanyak 56 huntara telah dibangun dan hari ini 17 kunci diserahkan kepada penerima manfaat. Pembangunan akan dilanjutkan dengan hunian tetap,” ujarnya saat melakukan penyerahan huntara di Desa Jenang, Jawa Tengah, Selasa, 27 Januari 2026.

Lebih lanjut, Evi menyampaikan pemerintah segera membangun hunian tetap (huntap) permanen bagi seluruh 56 kepala keluarga penerima manfaat. Pembangunan huntara yang dilanjutkan huntap ini, kata dia, diharapkan menjadi awal pemulihan kehidupan dan penghidupan warga terdampak bencana.

Evi berharap, setelah nantinya menempati hunian tetap, masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan rumah tersebut dengan baik. BNPB juga menegaskan agar huntap tidak disewakan maupun diperjualbelikan, mengingat hunian tersebut merupakan bantuan pemerintah bagi korban bencana

“Setelah menjadi hunian tetap, kami berharap Bupati bersama BPBD Provinsi Jawa Tengah dapat menyusun aturan terkait pemanfaatan huntap. Jangan sampai ada yang disewakan, karena itu tidak diperbolehkan,” katanya.

Untuk memastikan pemanfaatan hunian sesuai peruntukannya, Andi Eviana meminta penyusunan regulasi pengelolaan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Cilacap diminta segera menyiapkan

Salah satu penerima manfaat bernama Tarkim, mengucapkan rasa syukur atas bantuan hunian sementara tersebut. Huntara tersebut dinilai membantu pemulihan kehidupan warga pascabencana.

“Terima kasih kepada Presiden, Kepala BNPB, Gubernur Jawa Tengah, dan Bupati Cilacap. Hunian ini sangat membantu kebutuhan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sebagai informasi, pembangunan huntara di Desa Jenang telah mencapai 36 unit siap huni. Sebanyak 18 unit lainnya ditargetkan rampung pada 31 Januari 2026.

Huntara tersebut dilengkapi kamar tidur, toilet, dapur, ruang keluarga, serta peralatan pendukung. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan.

Selain 17 unit prioritas, pemerintah pusat dan daerah membangun total 56 unit huntara. Pembangunan dilakukan karena 49 rumah lainnya berada di zona rawan bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....