BMKG Bangun Dua Radar Cuaca di Natuna dan Tanjungpinang
- 13 Nov 2025 00:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Batam: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kepulauan Riau (Kepri) membangun dua radar cuaca baru di Natuna dan Tanjungpinang. Hal ini dilakukan untuk memperkuat sistem peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah pesisir.
Demikian disampaikan Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam sekaligus Koordinator BMKG Provinsi Kepri, Ramlan Djambak, di Batam, Rabu (12/11/2025). Radar pertama akan dibangun di Natuna pada akhir Desember 2025, disusul radar kedua di Kota Tanjungpinang pada awal 2026.
“Saat ini Kepri baru memiliki satu radar cuaca di Kota Batam. Akhir tahun ini akan ditambah satu di Natuna dan tahun depan di Tanjungpinang,” ujar Ramlan.
Ia menjelaskan, radar yang akan dibangun di Natuna merupakan buatan Jerman dengan tipe S-Band yang memiliki cakupan deteksi hingga 400 km. Jenis radar serupa juga akan dipasang di Tanjungpinang.
“Pemilihan radar berkapasitas luas ini karena wilayah Kepri sangat luas dan maritim. Pulau-pulaunya tersebar hingga berbatasan langsung dengan Laut China Selatan,” ucapnya.
Menurut Ramlan, radar baru ini akan memperkuat jangkauan pengamatan cuaca, terutama di Natuna yang selama ini belum tercakup radar Batam. Radar tersebut bekerja dengan rotasi 360 derajat, menangkap gambar awan dan hujan, kemudian mengolahnya menjadi data prakiraan cuaca.
“Dengan adanya radar ini, sistem peringatan dini cuaca ekstrem di Kepri. Khususnya Natuna dan Tanjungpinang, akan lebih cepat terbaca dan tersampaikan kepada masyarakat maupun pemangku kepentingan," ujarnya.
Hal ini, kata Ramlan, penting untuk mempercepat langkah mitigasi bencana di wilayah tersebut. Selain akurasi informasi cuaca, ia menambahkan radar tersebut juga bermanfaat untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Sehingga, transportasi darat, laut, dan udara dapat mengantisipasi potensi terjadinya cuaca ekstrem. Sekaligus melakukan perencanaan pembangunan, pariwisata, dan kebijakan pemerintah daerah.
“Dengan radar ini kami bisa lebih cepat mengamati kondisi cuaca. Kalau ada potensi cuaca ekstrem, informasinya bisa segera kami sampaikan,” ujarnya.
Tak hanya itu, BMKG juga tengah membangun radar high frequency di wilayah Natuna bagian timur. Radar ini berfungsi mendeteksi gelombang dan arus laut, serta dapat membantu sistem deteksi tsunami.
Dengan tambahan infrastruktur tersebut, BMKG Kepri berharap pengawasan dan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah kepulauan semakin tanggap, cepat. Serta tepat sasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....