TNI Salurkan 2 Ton Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan di Puncak Papua

  • 02 Agt 2026 19:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • TNI Habema menyalurkan dua ton bantuan kemanusiaan kepada masyarakat di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
  • Bantuan TNI ini diberikan kepada warga yang terdampak kekeringan dan krisis pangan akibat cuaca ekstrem berkepanjangan.
  • Distribusi logistik dilakukan menggunakan transportasi udara hingga titik pendaratan.

RRI.CO.ID, Nabire - Komando Operasi (Koops) TNI Habema menyalurkan dua ton bantuan kemanusiaan kepada masyarakat di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Bantuan TNI ini diberikan kepada warga yang terdampak kekeringan dan krisis pangan akibat cuaca ekstrem berkepanjangan.

Komandan Satuan Tugas Teritorial Koops TNI Habema Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan mengatakan bantuan tersebut berhasil didistribusikan melalui medan pegunungan yang berat. Guna memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah terisolasi tetap terpenuhi.

"Keberhasilan pendistribusian bantuan ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh personel di lapangan serta dukungan dari pemerintah daerah setempat. Medan yang ekstrem, cuaca yang tidak menentu, dan keterbatasan akses tidak menjadi alasan bagi kami untuk berhenti," kata Stefie dalam keterangannya di Nabire, Minggu 2 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan mencapai dua ton, terdiri atas beras, paket sembako, mi instan. Kemudian, gula, susu bergizi untuk bayi dan anak-anak, serta obat-obatan.

Distribusi logistik dilakukan menggunakan transportasi udara hingga titik pendaratan. Selanjutnya, personel TNI memikul bantuan dan menempuh perjalanan darat sejauh sekitar 120 kilometer menuju tiga distrik tujuan.

Selama perjalanan, personel menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kabut tebal, hujan, suhu yang mencapai minus 3 derajat Celsius, hingga jalur pegunungan yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Meski demikian, personel tetap melanjutkan perjalanan selama 12 hari hingga bantuan berhasil diserahkan kepada masyarakat yang selama beberapa bulan terakhir mengalami kesulitan memperoleh bahan pangan.

Stefie menegaskan, kehadiran TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan. Tetapi juga berperan dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat kemanusiaan.

"Kami memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat Papua," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Lambewi Lanius Wenda mengatakan masyarakat di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi mulai mengalami kekeringan dan kelangkaan pangan sejak Juni 2026. Ini akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan hasil panen menurun.

"Bantuan ini memberikan harapan baru bagi masyarakat kami. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi bayi, anak-anak, dan keluarga yang terdampak. Kami berharap kepedulian seperti ini terus berlanjut," kata Lanius.

Ia berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menangani dampak kekeringan dapat terus diperkuat. Agar kebutuhan dasar warga di wilayah pegunungan Papua tetap terpenuhi dan kondisi masyarakat segera pulih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....