Keistimewaan Bulan Sya’ban

  • 20 Jan 2026 11:01 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna – Bulan Sya’ban merupakan salah satu dari 12 bulan dalam kelender Hijriah. Dalam kelender hijriah, Sya’ban merupakan bulan yang ke 8 sebelum datangnya bulan suci Ramadhan.

Pada saat ini kita tengah memasuki bulan Sya’ban 1447 Hijriah yang berarti kurang dari 1 bulan lagi akan memasuki datangnya bulan suci Ramadhan. Lalu apa saja keistimewaan bulan Sya’ban ini ?

Mengutip dari beberapa sumber bahwa ada beberapa keistimewaan bulan Sya’ban :

1. Bulan yang dicintai Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam. Dari Usamah bin Zaid r.a , berkata: “Aku tidak pernah melihat Rsulullah berpuasa sebulan penuh kecuali Ramadhan, dan aku tidak melihat beliau lebih banyak berpuasa sunnah daripada di bulan Sya’ban. (HR Bukhari dan Muslim)

2. Bulan diangkat nya amal amal manusia yang mana Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda ; “Itulah bulan yang sering dilalaikan manusia, antara Rajab dan Ramadhan. Pada bulan itu amal amal akan diangkat kepada Rabb semesta alam, dan aku ingin ketika amalanku diangkat aku dalam keadaan berpuasa”. (HR. An-Nasa’i)

3. Persiapan ruhani menuju Ramadhan, yang mana bulan Sya’ban ibarat “madrasah” tempat membersihkan hati, melatih ibadah, dan membiasakan diri dengan ketaatan.

4. Terdapat malam Nisyfu Sya’ban. Mayoritas para ulama menyebutkan bahwa pada malam pertengahan Sya’ban Allah melimpahkan ampunan kepada hamba hambaNYA, kecuali orang yang musyrik dan orang yang menyimpan permusuhan (HR. Ibnu Majah dan lainnya dengan berbagai Riwayat)

Setelah kita mengetahui keistimewaan bulan Sya’ban, kemudian amalan apa saja yang baik dilakukan oleh umat islam di bulan ini :

1. Memperbanyak puasa sunnah, terutama di awal dan pertengahan bulan. Namun makruh berpuasa setelah pertengahan Sya’banbagi yang tidak terbiasa melaksanakannya, kecuali puasa rutin Senin dan Kamis, puasa qadha dan puasa nazar.

2. Memperbanyak istighfar dan taubat, karena amal diangkat pada bulan ini sehingga perlu istighfar, muhassabah diri serta memperbaiki niat dan amal

3. Membaca Al Qur’an, Sebagian ulama salaf menyebutkan “Sya’ban adalah bulannya para Qari (pembaca Al Qur’an”. Melatih diri agar ringan membaca Al Qur’an saat Ramadhan tiba.

4. Bershalawat kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam

Sya’ban adalah bulan shalawat karena “Sesungguhnya Allah dan para Malaikat NYA bershalawat kepada Nabi…” (QS; Al Ahzab, 56).

5. Memperbaiki hubungan sesama

Khusus menjelang Nisfu Sya’ban umat islam penting untuk saling memaafkan kesalahan, menghilangkan dendam dan menyambung silaturahmi karena permusuhan dapat menghalangi ampunan Allah.

6. Doa dan Ibadah malam secara umum

Tidak ada shalat khusus yang shahih ditetapkan untuk Nisfu Sya’ban, namun perbanyak shalat malam, Doa dan Dzikir sebagai ibadah umum dan bukan bersifat ritual khusus.

Dalam kesimpulannya adalah, Sya’ban merupakan bulan pembersih hati dan penguat amal, agar Ketika Ramadhan tiba, kita dalam keadaan siap lahir dan bathin. Barang siapa memuliakan Sya’ban , Insya Allah akan dimuliakan Allah di bulan Ramadhan.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk menghidupkan Sya’ban dengan amal amal yang di cintai NYA. Barakallahu fiikum.

Rekomendasi Berita