Pemkab Natuna Usulkan Penambahan Kapal Demi Kelancaran Mudik
- 11 Mar 2026 08:11 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna -Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Natuna mulai mempersiapkan berbagai langkah guna memastikan kelancaran arus mudik masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengusulkan penambahan armada kapal laut, mengingat transportasi laut menjadi modal utama bagi masyarakat di wilayah kepulauan ini.
Usulan tersebut disampaikan Wakil Bupati Natuna, Jarmin SE, dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Seligi 2026 . Rapat yang digelar dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Senin 9 Maret 2026.
Dalam forum tersebut, Jarmin menyoroti fenomena yang hampir terjadi setiap tahun, yakni keterbatasan jumlah armada kapal yang beroperasi menjelang hari raya. Kondisi tersebut seringkali menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan tiket untuk pulang kampung.
Menurutnya, ketersediaan transportasi laut yang masih minim menjelang Idulfitri berpotensi menghambat mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah memandang perlu adanya penambahan armada agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lancar.
Bagi masyarakat Natuna, transportasi laut bukan sekadar alternatif, melainkan kebutuhan utama. Kondisi geografis sebagai daerah kepulauan menjadikan kapal laut sebagai pilihan perjalanan yang paling terjangkau dibandingkan transportasi udara, terutama untuk mobilitas antar pulau maupun menuju luar daerah.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Kepulauan Riau Anshar Ahmad menginstruksikan Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna. Koordinasi ini bertujuan memetakan data riil pemudik sehingga solusi penambahan armada dapat segera direalisasikan.
Wakil Bupati Natuna Jarmin melalaui pesan singkatnya kepada RRI mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Ia mengingatkan penumpang untuk mematuhi aturan keselamatan di kapal, tidak memaksakan diri naik kapal yang sudah penuh, serta selalu mengikuti arahan petugas demi terciptanya perjalanan mudik yang aman, tertib, dan nyaman.
"Masyarakat yang akan mudik mengutamakan keselamatan dan penumpang mematuhi aturan keselamatan di kapal, tidak memaksakan diri naik kapal yang sudah penuh, serta selalu mengikuti arahan petugas demi terciptanya perjalanan mudik yang aman, tertib, dan nyaman." Ujar Jarmin