Puasa ternyata Baik untuk Kesehatan Otak, Ini Manfaatnya

  • 06 Mar 2026 12:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Puasa tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh. Salah satu manfaat yang jarang disadari adalah pengaruh puasa terhadap fungsi dan kesehatan otak manusia.

Selama menjalankan puasa, tubuh tidak memperoleh asupan makanan dan minuman dalam waktu tertentu setiap harinya. Namun, kondisi ini justru membuat tubuh menyesuaikan mekanisme metabolisme untuk tetap menyediakan energi bagi organ-organ penting, salah satunya otak.

Otak merupakan salah satu organ yang membutuhkan pasokan energi cukup agar dapat bekerja dengan optimal. Saat berpuasa, tubuh memiliki mekanisme tertentu yang membantu menyalurkan energi secara efektif ke otak.

Dengan mekanisme tersebut, puasa diyakini mampu memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan serta kinerja otak manusia. Berikut beberapa manfaat puasa bagi kesehatan otak melansir laman Alodokter yang perlu diketahui.

1. Membantu Menjernihkan Pikiran

Saat tidak menjalankan puasa, sebagian orang cenderung mengonsumsi berbagai jenis makanan, termasuk makanan cepat saji yang kurang sehat. Kebiasaan mengonsumsi makanan rendah nutrisi tersebut tentu dapat membuat kebutuhan gizi harian tubuh tidak terpenuhi secara optimal.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kesehatan sel-sel otak serta menurunkan kemampuan berpikir. Sebaliknya, puasa yang disertai konsumsi makanan sehat saat sahur dan berbuka dapat membantu otak bekerja lebih optimal.

2. Membantu Memperbaiki Sel Otak

Beberapa penelitian menunjukkan puasa dapat mengaktifkan proses pembersihan sel rusak dalam tubuh yang dikenal sebagai autofagi. Proses tersebut membantu membuang sel lama serta merangsang pembentukan sel baru, termasuk pada jaringan otak.

Kondisi tersebut membuat puasa dipercaya bermanfaat dalam membantu memperbaiki sel-sel otak yang mengalami kerusakan. Bahkan, puasa juga dinilai berpotensi melindungi sel otak dari penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer.

3. Membantu Mengurangi Kerusakan Sel Otak

Pola hidup yang kurang sehat serta paparan radikal bebas dapat memicu peradangan dalam tubuh, termasuk pada jaringan otak. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh apabila berlangsung dalam waktu yang lama.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat membantu menekan tingkat peradangan di dalam tubuh manusia. Melalui proses tersebut, tubuh memiliki kesempatan untuk melakukan perbaikan pada berbagai jaringan yang mengalami gangguan.

Puasa juga dipercaya mampu menurunkan kadar protein C-reaktif yang menjadi penanda terjadinya peradangan dalam tubuh. Karena itu, puasa dinilai berpotensi membantu mengurangi risiko kerusakan pada sel-sel otak

4. Membantu Meningkatkan Fungsi Otak

Puasa juga diyakini dapat meningkatkan hormon BDNF (brain derived neutrophic factor) yang berperan penting dalam menjaga fungsi saraf otak. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk membuktikan kebenaran hal ini.

Berbagai manfaat tersebut menunjukkan bahwa puasa tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik secara umum. Penerapan pola makan sehat dan seimbang saat sahur dan berbuka juga penting untuk mendukung kesehatan otak secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....