Sariawan saat Puasa, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • 05 Mar 2026 13:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Sariawan menjadi keluhan kesehatan mulut yang cukup sering dialami banyak orang selama menjalankan ibadah puasa. Kondisi ini ditandai munculnya luka pada dinding mulut yang menimbulkan rasa perih dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pengidap sariawan biasanya merasakan nyeri di area mulut sehingga kesulitan makan, minum, bahkan berbicara dengan nyaman. Keadaan tersebut dapat mengganggu kelancaran berpuasa sehingga penting memahami penyebab serta cara mencegahnya sejak awal puasa.

Sariawan dapat terjadi kapan saja termasuk ketika seseorang menjalankan ibadah puasa. Masalah kesehatan mulut ini sering muncul akibat kebersihan mulut kurang terjaga atau sensitivitas terhadap makanan tertentu.

Dilansir dari laman Halodoc, sariawan juga dapat dipicu perubahan hormon, stres berkepanjangan, kurang tidur, serta kekurangan nutrisi tertentu. Kekurangan vitamin B, vitamin C, maupun zat besi diketahui meningkatkan risiko munculnya luka sariawan pada mulut.

Saat berpuasa perut kosong dalam waktu lama dapat memicu peningkatan produksi asam lambung di dalam tubuh. Kondisi tersebut memungkinkan asam lambung naik hingga ke mulut dan memicu perkembangan bakteri lebih cepat.

Tidak adanya asupan makanan dan minuman selama puasa membuat bakteri dalam mulut lebih mudah berkembang biak. Perkembangan bakteri tersebut dapat memicu peradangan pada jaringan mulut yang kemudian menimbulkan sariawan terasa perih.

Meski menimbulkan rasa tidak nyaman, seseorang yang mengalami sariawan tetap dapat menjalankan puasa dengan beberapa langkah sederhana. Di antaranya menjaga kebersihan gigi, memilih makanan rendah asam, memperbanyak air putih, serta mencukupi waktu tidur setiap hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....