Begini Cara agar Anak Tetap Semangat Belajar selama Puasa
- 05 Mar 2026 09:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah telah menerbitkan Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan ini jadi panduan nasional agar kegiatan belajar tetap berjalan efektif tanpa mengurangi makna spiritual Ramadan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat karakter anak. Bukan mengurangi semangat belajar.
"Bulan Ramadan adalah momentum penting untuk membentuk karakter, memperkuat iman dan takwa, serta menumbuhkan kepedulian sosial peserta didik. Melalui pengaturan pembelajaran yang adaptif dan humanis, kami ingin memastikan anak-anak tetap belajar dengan bermakna tanpa terbebani," ujarnya, dikutip laman BSKAP Kemendikdasmen.
Namun, bagi banyak keluarga, menjaga agar anak tetap fokus belajar sambil berpuasa tidak mudah. Pola makan dan tidur berubah, energi menurun, dan konsentrasi bisa terganggu.
Lantas, bagaimana cara orang tua bisa membantu anak tetap aktif belajar di bulan penuh berkah ini? Berikut adalah sejumlah tipsnya.
- Mengapa Anak Perlu Tetap Produktif Belajar Saat Ramadan?
Puasa bukan berarti berhenti beraktivitas, justru menjadi latihan kedisiplinan dan pengendalian diri. Menurut Guru Besar Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM Rini Sekartini, anak-anak usia 5-6 tahun sudah bisa mulai belajar berpuasa secara bertahap.
"Kalau dia mampu diteruskan, jangan juga dipaksakan hingga si anak tidak melakukan aktivitas apa-apa. Atau hanya duduk-duduk saja di sekolah," ucapnya.
Artinya, kegiatan belajar justru bisa menjadi bagian dari latihan konsistensi saat Ramadan. Anak diajarkan mengelola waktu, menahan rasa lelah, dan tetap fokus meski energi terbatas.
Di sinilah peran orang tua menjadi penting, orang tua tidak hanya memastikan anak kuat berpuasa. Tetapi juga membantu mereka menemukan cara belajar yang ringan dan menyenangkan.
Dengan pengaturan jam belajar yang lebih fleksibel dan tugas yang tidak membebani, seperti diatur dalam SEB Kemendikdasmen. Anak dapat tetap mengasah kemampuan akademik sekaligus menumbuhkan nilai spiritual dan karakter sosial selama Ramadan.
5 Tips agar Anak Tetap Fokus dan Aktif Belajar Saat Puasa
- 1. Atur Pola Tidur yang Teratur
Tidur cukup adalah kunci agar anak tetap bugar selama berpuasa. Orang tua bisa mengatur jadwal tidur anak dengan cara menidurkannya lebih awal setelah salat tarawih.
- 2. Siapkan Menu Sahur Bergizi Seimbang
Sahur adalah sumber energi utama selama berpuasa, jadi pastikan anak mendapat asupan yang bergizi dan seimbang. Isi piring sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan cairan yang cukup.
- 3. Gunakan Waktu Pagi untuk Belajar Materi Sulit
Waktu paling ideal untuk belajar selama Ramadan biasanya adalah pagi hari setelah sahur dan salat subuh. Di waktu ini, otak masih segar, suasana sekitar tenang, dan minim gangguan.
Kondisi tersebut cocok untuk memahami pelajaran yang membutuhkan fokus tinggi seperti matematika atau sains. Sehingga anak tidak mudah mengantuk..
- 4. Kurangi Gangguan Digital
Perubahan rutinitas selama Ramadan kadang membuat anak lebih sering bermain gawai untuk mengisi waktu. Namun, terlalu lama menatap layar bisa membuatnya mudah lelah dan kehilangan konsentrasi.
Orang tua bisa membantu dengan membuat jadwal penggunaan gawai yang seimbang. Misalnya, hanya setelah waktu belajar selesai atau menjelang berbuka puasa.
- 5. Tanamkan Niat Belajar sebagai Ibadah
Puasa tidak hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih niat dan keikhlasan. Orang tua dapat mengingatkan anak bahwa belajar pun termasuk bagian dari ibadah.
Dengan meniatkan belajar sebagai bentuk rasa syukur dan tanggung jawab, anak akan lebih semangat dan tidak mudah mengeluh. Sikap positif ini membantu mereka memahami bahwa membaca buku atau mengerjakan tugas, bisa menjadi amal baik selama Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....