Rekomendasi Lima Wisata Religi Jakarta Penuh Nilai Sejarah

  • 03 Mar 2026 12:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Wisata religi di Jakarta selalu punya daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, lokasi-lokasi ini juga menyimpan nilai sejarah dan budaya yang kuat.

Di tengah hiruk pikuk ibu kota, wisata religi menjadi ruang untuk menenangkan diri. Banyak orang datang bukan hanya untuk berdoa, tetapi juga untuk belajar tentang perjalanan spiritual dan sejarahnya.

Keberadaan tempat-tempat religi di Jakarta juga mencerminkan keberagaman yang harmonis. Dari masjid bersejarah hingga gereja tua, semuanya menjadi bagian penting dari wajah toleransi di Indonesia.

1. Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara yang berada di Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Masjid ini dibangun sebagai simbol rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.

Peletakan batu pertama dilakukan pada 1961 oleh Presiden Soekarno dan diresmikan pada 1978. Lokasinya yang berhadapan dengan Gereja Katedral juga menjadi simbol toleransi antarumat beragama.

Masjid Istiqlal merupakan perpaduan antara arsitektur Indonesia, Eropa, dan Timur Tengah yang dirancang oleh Frederich Silaban. Masjid ini mampu menampung kurang lebih 200 ribu orang.

2. Masjid Cut Meutia

Masjid Cut Meutia terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat dan memiliki arsitektur khas Eropa. Karena sebelum menjadi masjid, bangunan ini pernah menjadi gedung pemerintahan Belanda.

Masa setelah kemerdekaan, bangunan ini pernah menjadi kantor urusan perumahan, kantor urusan agama. Bahkan menjadi Sekretariat Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS).

Masjid ini resmi digunakan sebagai tempat ibadah pada tahun 1987. Keunikan desain tanpa kubah membuatnya berbeda dari masjid pada umumnya.

3. Masjid Agung Sunda Kelapa

Masjid Agung Sunda Kelapa berdiri di kawasan Menteng, Jakarta Pusat dan dikenal sebagai pusat kegiatan dakwah. Masjid ini mulai dibangun pada 1966 dan selesai diresmikan pada 1971.

Masjid ini juga terbilang memiliki arsitektur yang unik, di mana tidak berkubah dan atapnya berbentuk perahu. Serta memiliki desain interior dan eksterior yang indah.

Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga aktif menggelar kajian dan kegiatan sosial. Lingkungannya yang asri membuat jamaah merasa nyaman beribadah.

4. Masjid Ramlie Mustofa

Masjid Ramlie Mustofa berada di kawasan Sunter, Jakarta Utara diresmikan pada 2016. Masjid ini memiliki warna putih bersih dan dikenal karena arsitekturnya yang terinspirasi dari Taj Mahal di India.

Didirikan oleh seorang pengusaha keturunan Tionghoa Muslim dari Aceh bernama H. Ramli Rasidin. Desain marmer putihnya menjadikannya salah satu destinasi wisata religi yang populer.

Bangunannya dihias pilar berukuran besar dan tinggi, serta kaligrafi Al-Quran yang dipahat dengan memadukan tiga bahasa di dindingnya. Tiga bahasa tersebut yaitu bahasa Indonesia, Arab, dan Mandarin.

5. Jakarta Islamic Center

Jakarta Islamic Centre terletak di Koja, Jakarta Utara, dan menjadi pusat kegiatan keislaman. Kawasan ini berdiri di atas lahan bekas lokalisasi Kramat Tunggak.

Merupakan karya dari Ahmad Noe'man. Merupakan arsitek yang juga mendesain Masjid At-Tin di Taman Mini Indonesia Indah.

Masjid Raya di kompleks ini diresmikan pada 2003 dan mampu menampung ribuan jamaah. Selain tempat ibadah, lokasi ini juga memiliki fasilitas pendidikan dan kegiatan sosial.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....