Nuzulul Qur’an: Kisah Rasulullah Menerima Wahyu Pertama
- 05 Mar 2026 12:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Bulan Ramadan adalah bulan pilihan diturunkannya Al-Quran. Bahkan kitab suci lainnya juga diturunkan oleh Allah di bulan Ramadan kepada para nabi.
Peristiwa turunnya Al-Qur'an atau yang disebut Nuzulul Qur’an merupakan masa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa tersebut terjadi pada bulan Ramadan sekitar tahun 610 Masehi ketika Nabi berusia 40 tahun yang sekaligus menandakan awal kenabiannya dalam Islam.
Sebelum menerima wahyu, Rasulullah SAW sering menyendiri untuk merenung dan berpikir, jauh dari tempat keramaian atau Tahannuth. Hal itu beliau lakukan di Gua Hira yang berada di Jabal Nur, tidak jauh dari Kota Makkah.
Beliau selalu berdoa kepada Allah agar menemukan sesuatu yang bisa menjadi petunjuk bagi dirinya dan kaumnya. Pada saat itu, keruntuhan moral yang memprihatinkan sedang terjadi di Makkah dan beliau sangat khawatir akan hal itu.
Pada suatu malam di bulan Ramadan, Malaikat Jibril datang menemui Rasulullah di dalam Gua Hira. Malaikat Jibril kemudian memerintahkan Nabi untuk membaca dengan kata “Iqra” atau “Bacalah.”
Rasulullah yang dikenal tidak bisa membaca saat itu menjawab bahwa dirinya tidak mampu melakukannya. Malaikat Jibril kemudian memeluk beliau dengan kuat dan mengulangi perintah tersebut hingga tiga kali.
Sama seperti yang dikatakan oleh Aisyah Ummul Mukminin radliyallahu ‘anha. Beliau menyampaikan apa yang terjadi pada Rasulullah saat malaikat menemuinya.
"Maka datanglah kepada beliau malaikat dan berkata, 'Bacalah!', jawab beliau, 'ku tidak bisa membaca'. Nabi bercerita, 'lalu malaikat itu menarikku dan memelukku erat-erat sehingga aku kewalahan," ujarnya.
Setelah itu, Jibril melepaskan Rasulullah sembari menyampaikan wahyu pertama berupa lima ayat awal dari Surah Al-‘Alaq. Ayat tersebut diawali dengan kalimat “Iqra’ bismi rabbika alladzi khalaq” yang berarti “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan.”
Peristiwa itu membuat Nabi Muhammad merasa sangat terkejut dan ketakutan. Ia segera pulang ke rumah dan meminta istrinya, Khadijah binti Khuwailid, untuk menyelimutinya.
Khadijah kemudian menenangkan Nabi dan meyakinkannya bahwa Allah tidak akan meninggalkan orang yang berakhlak mulia. Ia kemudian membawa Nabi bertemu Waraqah bin Naufal, seorang tokoh yang memahami kitab-kitab samawi.
Waraqah akhirnya menjelaskan bahwa sosok yang datang kepada Nabi adalah Malaikat Jibril yang sebelumnya juga menyampaikan wahyu kepada para nabi-nabi terdahulu. Sejak peristiwa itu, wahyu Al-Qur’an kemudian turun secara bertahap kepada Rasulullah selama sekitar 23 tahun.
Sampai di usianya yang ke-40 tahun, Nabi Muhammad diangkat sebagai Rasul bersamaan dengan turunnya wahyu kedua. Rasulullah diangkat menjadi utusan Tuhan untuk membenahi tatanan umat manusia secara keseluruhan.
Tiga tahun kemudian sesudah kerasulannya, perintah Allah datang supaya Muhammad mengumumkan ajaran Islam yang masih disebarkan secara sembunyi-bunyi. Ini bersamaan dengan turunnya wahyu surah As-Syu'ara ayat 214-216 yang berbunyi:
وَأَنذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ . وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ . فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّي بَرِيءٌ مِّمَّا تَعْمَلُونَ.
“Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat, dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman. Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan”. (QS. al-Syu’ara, 26: 214-216)
Karena terjadi bertepatan pada 17 Ramadan, waktu tersebut dianggap sebagai waktu yang penuh keistimewaan.
Malam Nuzulul Qur'an itu disebut lebih baik daripada malam-malam selama seribu bulan atau yang sering disebut Lailatul Qadr. Maksudnya, mengerjakan amalan atau beribadah di malam Nuzulul Qur'an nilainya lebih baik daripada ibadah selama seribu malam.
Di waktunya yang mendekati akhir Ramadan atau 10 hari terakhir, momen itu paling dinanti oleh umat Muslim. Waktu ini bisa dimanfaatkan untuk berlomba-lomba meningkatkan ibadah dan memohon ampunan kepada Allah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....