Rekomendasi Masjid Bersejarah untuk Wisata di Bulan Ramadan

  • 04 Mar 2026 15:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperkuat spiritualitas. Selain beribadah, banyak masyarakat memanfaatkan Ramadan untuk melakukan wisata religi ke berbagai masjid bersejarah.

Kunjungan ke masjid bersejarah tidak hanya memberikan pengalaman spiritual, tetapi juga menambah wawasan sejarah dan budaya Islam. Suasana Ramadan yang khusyuk membuat masjid-masjid tersebut semakin ramai dikunjungi jamaah dari berbagai daerah.

Melansir laman resmi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, sejumlah masjid bersejarah menjadi ikon wisata religi selama Ramadan. Masjid-masjid tersebut memiliki nilai sejarah tinggi sekaligus arsitektur khas yang menarik perhatian pengunjung.

Berikut beberapa masjid bersejarah yang sering menjadi tujuan wisata religi selama bulan Ramadan.

  1. Masjid Agung Demak – Jawa Tengah

    Masjid Agung Demak (Foto: pariwisata.demakkab.go.id)

    Masjid Agung Demak dibangun pada abad ke-15 oleh Raden Patah yang memimpin Kesultanan Demak. Masjid ini diyakini menjadi tempat berkumpulnya para Wali Songo saat menyebarkan Islam di Nusantara.

    Arsitekturnya menampilkan ciri khas Jawa dengan atap berbentuk limas bersusun tiga yang sangat ikonik. Bangunan ini menjadi salah satu simbol penting sejarah perkembangan Islam di Jawa.

    Selama Ramadan, masjid ini sering dipadati jamaah yang ingin merasakan nuansa spiritual peninggalan sejarah Islam. Banyak pengunjung datang untuk beribadah sekaligus menelusuri jejak dakwah para ulama di masa lalu.

  2. Masjid Sultan Suriansyah – Kalimantan Selatan

    Masjid Sultan Suriansyah (Foto: banjarmasinkota.go.id)

    Masjid Sultan Suriansyah atau Masjid Kuin dikenal sebagai masjid tertua di Kalimantan Selatan. Pembangunan masjid ini berkaitan erat dengan Sultan Suriansyah, sultan pertama Kesultanan Banjar.

    Bangunannya menggunakan konstruksi rumah panggung dari kayu ulin yang terkenal kuat dan tahan lama. Atapnya berbentuk tumpang tiga dengan hiasan mustaka yang menjadi ciri khas arsitektur masjid tersebut.

    Saat Ramadan tiba, banyak peziarah datang untuk beribadah sekaligus menikmati suasana religius khas Kalimantan Selatan. Kehadiran jamaah dari berbagai daerah membuat suasana masjid semakin hidup selama bulan suci.

  3. Masjid Menara Kudus – Jawa Tengah

    Masjid Menara Kudus (Foto: visitjawatengah.jatengprov.go.id)

    Masjid Menara Kudus didirikan oleh Sunan Kudus pada tahun 1549 Masehi. Masjid ini memiliki keunikan arsitektur yang sangat khas.

    Menara masjid berbentuk seperti candi sehingga memadukan unsur Islam dan budaya Hindu-Jawa. Perpaduan arsitektur tersebut mencerminkan akulturasi budaya dalam penyebaran Islam di Nusantara.

    Saat Ramadan, masjid ini ramai dikunjungi jamaah yang ingin beribadah sekaligus mengenang sejarah dakwah Sunan Kudus. Keunikan arsitekturnya juga menjadikannya daya tarik wisata religi.

  4. Masjid Raya Baiturrahman – Aceh

    Masjid Raya Baiturrahman (Foto: Dokumentasi/Pemprov Aceh)

    Masjid Raya Baiturrahman dibangun pada tahun 1612 oleh Sultan Iskandar Muda. Masjid ini menjadi simbol kekuatan Islam di Aceh hingga sekarang.

    Masjid ini terkenal karena tetap berdiri kokoh ketika tsunami melanda Aceh pada tahun 2004. Kubah-kubah hitamnya yang megah menjadi daya tarik arsitektur bagi pengunjung.

    Selama Ramadan, kegiatan ibadah seperti tarawih, buka puasa bersama, hingga i’tikaf semakin semarak dilaksanakan. Jamaah dari berbagai daerah juga datang untuk merasakan suasana spiritual di masjid tersebut.

  5. Masjid Istiqlal – Jakarta

    Masjid Istiqlal (Foto: RRI/Setyo)

    Masjid Istiqlal dibangun sebagai simbol kemerdekaan Indonesia dan diresmikan pada 22 Februari 1978. Masjid ini dirancang arsitek Frederich Silaban dengan gaya modern yang megah.

    Sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara, Istiqlal menjadi pusat berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadan. Ribuan jamaah memadati masjid ini untuk mengikuti tarawih dan berbagai kegiatan ibadah lainnya.

    Letaknya yang berdekatan dengan Gereja Katedral Jakarta juga mencerminkan simbol toleransi antarumat beragama. Keberadaan dua bangunan ibadah tersebut menjadi simbol harmoni dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Masjid bersejarah di Indonesia bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi yang menarik. Mengunjungi masjid tersebut dapat memberikan pengalaman spiritual sekaligus memperkaya wawasan sejarah dan budaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....