Kue Kicak, Takjil Legendaris Ramadan Khas Yogyakarta

  • 05 Mar 2026 12:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Ramadan selalu menghadirkan ragam kuliner khas yang dinanti masyarakat. Salah satunya di Yogyakarta, ada satu takjil legendaris yang hanya muncul saat bulan puasa, namanya adalah kue kicak.

Kue kicak banyak dijumpai di kawasan Kampung Kauman, setiap sore menjelang berbuka. Lorong kampung tersebut berubah menjadi pasar takjil yang ramai dikunjungi masyarakat.

Sejarah kicak dipercaya sudah ada sejak pertengahan abad ke-20. Salah satu sosok yang dikenal mempopulerkannya adalah Mbah Wono, warga Kauman.

Awalnya kicak dibuat dan dijual secara sederhana di depan rumah. Tradisi itu kemudian berkembang menjadi sentra jajanan musiman setiap Ramadan.

Kue kicak terbuat dari beras ketan yang dimasak lalu ditumbuk hingga lembut. Adonan tersebut dicampur kelapa parut, gula, dan potongan nangka.

Aroma manis dan wangi pandan menjadi ciri khasnya. Teksturnya lembut, legit, dan sedikit lengket saat disantap.

Menurut sejumlah sumber kuliner lokal, kicak hanya diproduksi saat bulan puasa. Hal ini membuatnya identik sebagai hidangan yang spesial saat Ramadan di Yogyakarta.

Lokasinya yang berdekatan dengan Masjid Gedhe Kauman menambah nuansa religius suasana pasar. Banyak pembeli datang usai mengikuti ibadah atau menunggu waktu berbuka.

Kehadiran kue kicak bukan sekadar soal rasa manis. Masyarakat setempat memaknainya sebagai simbol kebersamaan dan silaturahmi di bulan suci.

Karena hanya ada setahun sekali, pemburu kuliner rela antre untuk mendapatkannya. Kue kicak pun kini menjadi bagian dari daya tarik wisata religi dan kuliner Ramadan di Yogyakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....