Ragam Tradisi dan Hidangan Buka Puasa Ramadan di Dunia
- 19 Feb 2026 17:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta — Umat Muslim di dunia mulai melaksanakan puasa, ada yang memulai sejak Rabu, 18 Februari, namun ada pula hari ini, Kamis, 19 Februari 2026. Dalam berpuasa, umat Muslim akan berbuka dengan berbagai macam makanan saat azan magrib tiba.
Di Mesir, meja Ramadan dihiasi hidangan seperti Al-Khoshaf, molokhia, okra dengan daging, mahshi, dan sup. Al-Khoshaf sendiri merupakan campuran kurma, buah ara, aprikot, dan jus kamar-din yang manis dan menyegarkan.
Sementara di Sudan, iftar biasanya dimulai dengan minuman manis asam yang terbuat dari jagung, gandum, dan kacang-kacangan rebus. Di Tunisia, hidangan utama Ramadan disebut haririya, dilengkapi salad sayuran panggang, Brik, Rafsya, dan couscous.
Brik adalah pai besar berisi ayam dan daging, sementara Rafsya dibuat dari nasi yang dimasak dengan kurma dan kismis. Sedangkan di Yaman, umat Muslim memulai berbuka dengan kurma, air, atau kopi, lalu menunaikan salat magrib di masjid sebelum kembali ke rumah.
Hidangan khas Yaman termasuk shafut, sup gandum, dan berbagai manisan seperti Bint Al-Sahan, Al-Rawani, kanafah, qatayef, basbosa, serta baklava. Di Turki, iftar diawali dengan kurma, zaitun, dan berbagai jenis keju, serta roti khusus Ramadan bernama Bida.
Sementara itu, di Malaysia, masyarakat pedesaan rutin mengadakan iftar bersama setiap hari. Hidangan khas di sana adalah Fatri Mundi dan Gatry Mundi, disertai Badeq, ayam, nasi, kurma, pisang, dan jeruk.
Umat Muslim di Tiongkok biasanya berbuka dengan kurma dan teh manis. Di Pakistan, menu iftar populer adalah Bakora yang terbuat dari ubi jalar dan rempah, serta minuman Roh Afza yang segar.
Berbuka di India dimulai dengan gingi, sup dari tepung beras, sedikit daging, dan rempah, dilanjutkan hidangan Dahi Bhdi dan lentil rebus. Di Uzbekistan, keluarga Muslim mengadakan iftar besar dan mengundang tetangga, kerabat, serta teman.
Di Jepang, iftar kelompok diadakan di masjid, dimulai dengan susu dan kurma. Hidangan Jepang populer seperti Kaiseki, Tsukimono, dan berbagai hasil laut menjadi bagian dari menu berbuka.
Di Uganda, iftar dilakukan secara bergilir di rumah-rumah warga, dengan menu sup, pisang panggang, dan roti. Sementara itu, di Irak, kurma Basra dan susu menjadi hidangan utama, ditemani minuman Nomi Basra yang khas.
Di Thailand, pada hari pertama Ramadan, keluarga Muslim menyembelih hewan kurban untuk merayakan bulan suci. Mereka berbuka bersama dengan kue dari beras dan susu serta buah-buahan, biasanya di rumah keluarga.
Di Uni Emirat Arab dan negara-negara Teluk, kurma menjadi unsur terpenting Ramadan dan digunakan untuk membuat berbagai manisan. Sedangkan di Afghanistan, umat Muslim berbuka bersama di masjid dengan kurma dan air, serta minto, pulani, dan nasi bercampur rempah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....