Komunitas Greenec Dorong Generasi Muda Peduli Energi Ramah Lingkungan
- 29 Jun 2026 08:24 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Kesadaran generasi muda, khususnya generasi Z dan generasi Alpha, terhadap isu lingkungan dinilai mengalami tren peningkatan yang positif. Guna mengunci momentum tersebut, komunitas peduli iklim Greenec gencar mengkampanyekan transisi energi ramah lingkungan agar bertransformasi dari sekadar tren sesaat menjadi sebuah gaya hidup yang konsisten dan berkelanjutan.
Salah satunya melalui program talkshow SPADA di RRI Pro 2 FM Purwokerto yang membahas topik "Saat Energi Ramah Lingkungan Jadi Gaya Hidup" pada Jumat, 19 Juni 2026 lalu. Founder Greenec, Ly, memaparkan bahwa Indonesia memiliki modal alam yang luar biasa melimpah untuk melakukan transisi menuju energi bersih, terutama dari sektor energi surya dan angin.
"Potensi surya di Indonesia mencapai 7.700 gigawatt, sedangkan Tiongkok sebagai negara nomor satu dengan panel surca hanya 1.200 gigawatt, jadi kan hampir enam kali lipatnya kalau memang didayagunakan sepenuhnya," jelas Ly. Hanya saja menuru Ly, sekarang tidak sampai 1 gigawatt yang digunakan, dan untuk batubara masih mencapai tiga per empat dari total energi yang digunakan.
Ly menambahkan transisi energi seringkali dipandang rumit dan mahal oleh sebagian kalangan muda karena persepsi awal yang langsung melompat pada adopsi teknologi skala besar. Padahal kontribusi nyata dapat diwujudkan melalui langkah-langkah kecil yang bermula dari lingkungan rumah ataupun bagi mahasiswa bisa dimulai dari tempat indekos.
| Baca juga: Membangun Ekosistem Literasi di Banyumas |
Hal senada juga diungkapkan oleh Alfi anggota tim Greenec, ia membagikan contoh kebiasaan sehari-hari yang tidak disadari sering kali menyumbang pemborosan energi fosil akibat kelalaian dalam aktivitas rutin. "Mulai dari hal-hal kecil kayak ngecas HP udah penuh charger enggak dicabut, pamit pergi agak lama, kipas masih nyala, ingat colokan ditinggal ke kampus masih nyolok," ungkap Alfi.
Selain membenahi kebiasaan penggunaan listrik rumahan, Greenec merekomendasikan pendekatan ride sharing atau berbagi tumpangan kendaraan jika bepergian ke tujuan yang sama guna mereduksi emisi karbon di sektor transportasi. Hal terkecil seperti memilih berjalan kaki saat menuju warung terdekat juga dinilai sangat berdampak signifikan apabila dilakukan secara masif oleh masyarakat.
Greenec menegaskan bahwa memulai aksi ramah lingkungan dari skala personal tidaklah menuntut perubahan drastis dan instan yang membebani finansial secara langsung. Melalui akumulasi aksi-aksi kecil yang konsisten, keberlangsungan ekosistem bumi diharapkan dapat terus terjaga dengan baik bagi masa depan generasi mendatang.
"Mulai aja dari hal kecil, dari diri kita, detik ini, sekarang juga," pungkas Alfi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....