DLH Kota Tegal Dukung Pengolahan Jelantah Jadi Sumber Ekonomi

  • 01 Okt 2026 14:38 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kota Tegal - Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal mendukung penuh mekanisme pengumpulan minyak jelantah yang terintegrasi dalam Program Jelantah Jadi Rupiah. Pengelolaan tersebut dinilai dapat mengurangi potensi pencemaran sekaligus membuka pemanfaatan kembali limbah rumah tangga, Rabu (1/10/2026).

Minyak jelantah yang dibuang sembarangan berpotensi mencemari tanah dan air. Karena itu, pengumpulan dan pengolahan minyak bekas dinilai menjadi salah satu cara untuk mencegah limbah masuk langsung ke lingkungan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal, Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, mengatakan kebiasaan membuang minyak jelantah perlu diubah melalui pengumpulan yang dilakukan secara terstruktur. Menurutnya, pengelolaan jelantah juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi keluarga.

“Dengan kita mengumpulkan dan mengelola minyak jelantah secara benar dan terstruktur, insyaAllah Bapak Ibu, kita akan menambah pemasukan dan juga tabungan untuk keluarga,” kata Gadis.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal, Yuli Prasetya menyambut baik program tersebut. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, minyak jelantah yang dikumpulkan dapat masuk ke proses pemanfaatan kembali.

Menurut Yuli, pengolahan jelantah juga sejalan dengan konsep ekonomi sirkular. Pengelolaan tersebut dapat diarahkan pada pemanfaatan sebagai bahan bakar melalui teknologi yang ramah lingkungan.

“Dengan adanya program ini kan membangkitkan satu economic circular, karena nantinya akan diolah menjadi bahan bakar atau teknologi yang ramah lingkungan,” kata Yuli.

Program Jelantah Jadi Rupiah kemudian mempertemukan kepentingan pengelolaan lingkungan dengan pemanfaatan ekonomi. Masyarakat didorong untuk mengumpulkan minyak jelantah agar tidak lagi dibuang sembarangan dan dapat diproses untuk pemanfaatan lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....