PKK Kota Tegal Tetapkan Harga Jelantah Rp5 Ribu per Liter
- 01 Okt 2026 14:39 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kota Tegal - Masyarakat Kota Tegal kini dapat menukarkan limbah minyak goreng bekas menjadi uang tunai senilai lima ribu rupiah per liter. Skema insentif tersebut merupakan bagian dari Program Jelantah Jadi Rupiah yang digagas oleh TP PKK Kota Tegal, Rabu (1/10/2026).
Masyarakat nantinya tidak lagi membuang minyak jelantah setelah digunakan, tetapi menyimpannya untuk dikumpulkan melalui mekanisme yang telah disiapkan sebelum masuk ke tahap penjemputan. Minyak bekas yang terkumpul nantinya akan dibeli oleh mitra pengumpul dengan harga yang telah ditetapkan.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal, Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, mengatakan program tersebut mengajak masyarakat mengelola minyak jelantah dan tidak lagi membuangnya sembarangan. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, minyak jelantah yang dikumpulkan dapat kembali dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Dengan adanya sosialisasi ini semoga Ibu-ibu kader PKK ini dapat memberikan sosialisasi ke masyarakat di tingkat Dawis, RT, RW, kelurahan, kecamatan untuk mengelola minyak jelantah, mengumpulkan minyak jelantah supaya bisa menjadi sumber daya ekonomi lagi,” kata Gadis.
Sementara itu, Ketua Divisi Logistik dan Pemasaran TP PKK Kota Tegal, Daryati menjelaskan minyak jelantah yang telah dikumpulkan masyarakat akan masuk dalam mekanisme penjemputan. Setiap kecamatan dapat menunjuk bank sampah sebagai lokasi pengumpulan, dengan opsi menyediakan tempat pengepul akhir jika diperlukan.
“Kalau di wilayah kecamatan itu akan menunjuk bank sampah menjadi titik kumpul penjemputan, ya di situ. Tetapi kalau kecamatan mau mempunyai tempat untuk menjadi pengepul terakhir juga bisa,” kata Daryati.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan limbah yang tepat mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Diharapkan masyarakat memiliki kebiasaan baru dalam menyimpan minyak jelantah sekaligus mengurangi pembuangan limbah minyak secara sembarangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....