Tetap Istiqomah di Jalan Allah, Rutan Banyumas Gelar Tausiyah Bagi WBP
- 30 Sep 2026 23:34 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Rutan Kelas IIB Banyumas menggelar tausiyah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan, Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian pembinaan kepribadian melalui penguatan spiritual dan nilai keagamaan.
Tausiyah berlangsung di area pembinaan Rutan Banyumas dengan tema “Tetap Istiqomah di Jalan Allah”. Materi disampaikan perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Nuryati.
Nuryati menjelaskan bahwa istiqomah bukan berarti seseorang harus menjadi pribadi yang sempurna. Istiqomah merupakan upaya tetap berada di jalan Allah dan terus melakukan kebaikan.
“Istiqomah tidak harus sempurna. Setelah kita kemarin jatuh, bagaimana kita mau tetap di jalan Allah,” ujar Nuryati. Ia menyebut kesalahan masa lalu tidak menghalangi seseorang untuk memperbaiki diri.
Menurut Nuryati, proses memperbaiki diri membutuhkan konsistensi dan kemauan belajar dari kesalahan. Menjaga salat dan mendekatkan diri dengan Al-Qur’an menjadi bagian dari upaya tersebut.
Ia juga mengingatkan pentingnya memilih lingkungan dan pertemanan yang baik. Waktu yang dimiliki juga perlu dimanfaatkan untuk kegiatan yang memberikan manfaat.
“Kalau kita ingin tetap istiqomah, kita harus menjaga sholat, dekat dengan Al-Qur’an, memilih teman,” lanjut Nuryati. Ia juga mengingatkan pentingnya belajar mengendalikan diri dalam kehidupan sehari-hari.
Nuryati menyampaikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki kehidupan. Kesalahan yang pernah dilakukan tidak menjadi alasan untuk berhenti berusaha menjadi lebih baik.
“Jangan merasa bahwa karena pernah melakukan kesalahan, kita tidak bisa berubah,” tutur Nuryati. Ia mengajak WBP memperbanyak kebaikan dan terus berada di jalan Allah.
Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat dengan diikuti para WBP. Materi tausiyah menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
Salah seorang WBP berinisial S mengaku mendapat pelajaran penting dari tausiyah tersebut. Ia terdorong menjaga salat, mendekatkan diri dengan Al-Qur’an, dan memanfaatkan waktu lebih baik.
“Saya mendapat pelajaran bahwa kita tidak harus menjadi sempurna untuk terus memperbaiki diri,” tutur S. Menurutnya, yang terpenting adalah terus berusaha berada di jalan Allah.
Pelaksanaan tausiyah rutin menjadi bagian pembinaan kepribadian dan spiritual bagi WBP Rutan Banyumas. Kegiatan tersebut diharapkan memberikan nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pembinaan juga menjadi ruang bagi WBP untuk belajar dari kesalahan dan membangun kebiasaan baru. Nilai istiqomah diharapkan membantu WBP mempersiapkan diri sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....