Orang Tua Siswa di SDIT Permata Hati Belajar Jadi Pengajar
- 21 Sep 2026 09:32 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara - Paguyuban Orang Tua Murid dan Guru (POMG) SDIT Permata Hati Banjarnegara tak sekadar kumpul-kumpul membahas perkembangan anak. Mereka juga turut serta dalam mengajar murid dengan skill dan kompetensi yang dimiliki orang tua. Pembelajaran khusus ini menjadikan para murid memiliki pemahaman kompetensi yang ada di dunia nyata.
Karena program Orang Tua Mengajar telah berjalan sekali, Sabtu 19 September 2026 diadakan berbagai praktik baik di masjid Abu Bakar SDIT Permata Hati Banjarnegara. Dalam kesempatan itu diceritakan bahwa materi yang diberikan adalah tentang permainan tradisional. Para orang tua yang rata-rata dari generasi Millenial mengajarkan tentang mainan tradisional yang marak di masa itu seperti gobak sodor, egrang batok kelapa, yoyo, bakyak dan ular tangga.
Koordinator POMG Kelas IV Ajeng Tri Yunita mengungkapkan anak-anak senang dengan kegiatan pertama dan menjadi pengalaman baru diajar oleh orang tua mereka sendiri.
"Selain mempelajari permainan tradisional, anak-anak juga belajar mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tersebut. Rata-rata mereka sudah tidak tahu permainan tradisional yang dimainkan," ujar Ajeng.
Koordinator Wali Kelas IV Rina Oktavia mengatakan, untuk program Orang Tua Mengajar akan dilaksanakan sebulan sekali dengan tema berbeda.
"Ada tema tentang profesi, lingkungan, bertani, dan hal lain sesuai dengan kemampuan orang tua. Harapannya dengan program ini anak-anak jadi lebih paham dunia nyata yang akan mereka hadapi sehingga apa yang dipelajari di kelas setiap hari bisa nyambung dengan kehidupan sehari-hari," jelas Rina.
Ketua Komite SDIT Permata Hati Banjarnegara Muiz Raharjo mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh POMG Kelas IV, menurutnya hal itu sesuai dengan semangat pembelajaran mendalam yang saat ini digalakkan oleh Kemedndikdasmen.
"Ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain, bahwa kemitraan pembelajaran tidak harus anak-anak dibawa jauh-jauh ke luar sekolah. Orang Tua Murid juga bisa dilibatkan menjadi narasumber pembelajaran. Hal ini tentu juga akan lebih memperkuat hubungan kemitraan yang bagus antara sekolah dan orang tua murid," ujar Muiz.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....