297 Pelajar Purbalingga Adu Bahasa dan Sastra Jawa
- 06 Sep 2026 09:03 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga- Sebanyak 297 pelajar dari 64 SMP di Kabupaten Purbalingga menunjukkan kemampuan berbahasa dan bersastra Jawa dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Purbalingga 2026. Festival yang digelar di SMA Negeri 2 Purbalingga, Sabtu (5/9/2026), tidak sekadar menjadi ajang kompetisi.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, menggunakan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya Jawa.FTBI dibuka Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Priyanto, mewakili Kepala Dindikbud Kabupaten Purbalingga.
Tujuh cabang lomba dipertandingkan dalam festival tahun ini, yakni Menulis dan Membaca Aksara Jawa, Mendongeng, Berpidato atau Sesorah, Menulis Cerkak, Membaca Geguritan, Nembang Macapat, serta Komedi Tunggal atau Ndhagel Ijen.
Dalam sambutannya, Priyanto mengatakan FTBI bukan sekadar ajang untuk mencari juara. Lebih dari itu, festival menjadi bagian dari proses pendidikan untuk membangun keberanian, kreativitas, karakter, serta kecintaan peserta didik terhadap budaya daerah.
“Bahasa adalah identitas, budaya, dan jembatan antargenerasi. Karena itu, bahasa Jawa tidak cukup hanya diajarkan di ruang kelas, tetapi harus diberi ruang untuk hidup, digunakan, dikembangkan, dan dibanggakan oleh generasi muda,” ujarnya.
Dari tujuh cabang yang diperlombakan, masing-masing menghasilkan juara pertama yang akan mewakili Kabupaten Purbalingga dalam FTBI Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.
Sintia Rahmadani dari SMP Negeri 1 Bobotsari menjadi juara pertama Menulis dan Membaca Aksara Jawa dengan nilai 569. Cabang Mendongeng dimenangi Kholilan Rosulina dari SMP Negeri 2 Kemangkon dengan nilai 279,65. Sementara Azzam Khairul Gunawan dari SMP Negeri 1 Purbalingga menjadi juara pertama Berpidato atau Sesorah dengan nilai 265.
Untuk cabang Menulis Cerkak, juara pertama diraih Aira Nur Rahma dari SMP Negeri 1 Mrebet dengan nilai 275,75. Cabang Membaca Geguritan dimenangi Aribah Nur Muflikhah Kultsum dari SMP Negeri 1 Bobotsari dengan nilai 272.
Sementara itu, M. Widodo Panca Prasetyo dari SMP Negeri 1 Kertanegara menjadi juara pertama Nembang Macapat dengan nilai 280,6. Adapun cabang Komedi Tunggal atau Ndhagel Ijen dimenangi M. Khoerul Anam dari SMP Negeri 2 Bukateja dengan nilai 259.
Para juara pertama tersebut selanjutnya mendapatkan pembinaan sebagai persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi Jawa Tengah.
Pelaksanaan FTBI SMP Kabupaten Purbalingga 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kompetisi. Festival tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan bahasa Jawa tetap hidup, digunakan, dan dicintai generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....