ICOLGAS 2026 Perkuat Jejaring Internasional Unsoed

  • 15 Sep 2026 15:32 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui International Conference on Law, Governance and Sustainability (ICOLGAS) 2026. Forum ini menjadi ruang bertukar gagasan mengenai masa depan hukum dan tata kelola di tengah perkembangan kecerdasan buatan serta tantangan lingkungan.

Pelaksana Tugas Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ali Rokhman, mengatakan penyelenggaraan ICOLGAS menjadi bagian dari komitmen Unsoed dalam memperluas kerja sama akademik dengan berbagai perguruan tinggi di dunia.

“Unsoed terus berupaya untuk memperluas jejaring internasional. Saat ini kita sudah memiliki lebih dari 50 mitra di lebih dari 20 negara,” kata Ali saat membuka ICOLGAS 2026, Selasa (15/9/2026).

Menurut Ali, penguatan internasionalisasi Unsoed dilakukan melalui berbagai program. Di antaranya Beasiswa Jenderal Soedirman, beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB), kuliah tamu internasional, serta joint summer course bersama sejumlah perguruan tinggi luar negeri.

Ia berharap ICOLGAS tidak hanya menjadi forum akademik untuk bertukar pemikiran, tetapi juga membuka peluang kerja sama baru dan memberikan kontribusi terhadap persoalan hukum, tata kelola, serta pembangunan berkelanjutan.

“Kami berharap ICOLGAS ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak kerja sama internasional yang bisa dibangun oleh Unsoed,” ujarnya.

ICOLGAS 2026 mengangkat tema “Governing the Future through Local Wisdom: Law, AI, and Community Environmental Resilience for the Sustainable Development Goals.” Tema tersebut menyoroti pentingnya hukum dan tata kelola dalam merespons perkembangan kecerdasan buatan serta persoalan lingkungan yang semakin kompleks.

Ali mengatakan tema tersebut juga memiliki keterkaitan dengan jati diri Unsoed yang sejak awal memiliki perhatian terhadap pengembangan masyarakat dan potensi lokal. Semangat tersebut terinspirasi dari sosok Jenderal Soedirman yang menjadi bagian penting dari identitas universitas.

“Kita ingin pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tetap berakar pada nilai-nilai lokal, sekaligus mampu memberikan kontribusi pada persoalan global,” katanya.

Melalui ICOLGAS 2026, Unsoed berharap pertukaran gagasan antara akademisi dari berbagai negara dapat menghasilkan perspektif baru sekaligus memperkuat posisi Unsoed dalam jejaring akademik internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....