Mahasiswa UMP Kembangkan Pertanian Hidroponik Berbasis IoT di Purbadana
- 14 Sep 2026 15:34 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FPP UMP) menjalankan program inovatif bertajuk SI-PINTAR di Desa Purbadana, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.
Anggota tim PPK Ormawa BEM FPP UMP Damar Jati Wijaya menjelaskan, program tersebut dihadirkan sebagai upaya upaya mengoptimalkan kembali potensi pertanian hidroponik yang telah tersedia di Desa Purbadana.
Mahasiswa bersama masyarakat mengembangkan sistem smart farming dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
“Kita melakukan integrasi IoT dan melakukan hilirisasi terkait budi daya hidroponik secara NFT. Programnya sudah berjalan sekitar empat bulan,” ucap Damar kepada RRI, Senin (14/9/2026).
Tidak hanya berfokus pada teknologi produksi, SI-PINTAR juga dirancang sebagai program pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek budi daya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga hilirisasi produk pertanian.
Dalam program ini, menurut Damar, masyarakat juga mendapatkan pendampingan pengelolaan budi daya hidroponik, manajemen nutrisi tanaman, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern. Sebelumnya tim telah melakukan observasi dan pemetaan terkait potensi dan permasalahan yang ada di desa sasaran.
Selain itu, program juga mendorong peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil produksi menjadi produk bernilai tambah yang memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari usaha ekonomi desa.
“Program ini menyasar masyarakat setempat, khususnya kelompok PKK, kelompok petani. Selain pemberian materi, ada juga praktik observasi,” tutur Damar.
Adapun program SI-PINTAR sudah berjalan mulau Juni dan akan berakhir pada Oktober 2026. Program ini didanai langsung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) lewat skema hibah.
Guna menjaga keberlanjutan program setelah masa pengabdian selesai, tim PPK Ormawa BEM FPP UMP juga membentuk kelembagaan desa serta merancang alur kegiatan (roadmap) untuk beberapa tahun ke depan.
“Kami akan membentuk kelembagaan desa untuk menjaga keberlanjutan sesuai program,” ujar Damar.
Melalui program SI-PINTAR, BEM FPP UMP berharap Desa Purbadana dapat menjadi salah satu contoh pengembangan pertanian modern berbasis teknologi yang mengintegrasikan smart farming, energi terbarukan, pemberdayaan masyarakat, dan hilirisasi komoditas pertanian.
“Semoga peninggalan program kami akan sama-sama bermanfaat bagi kami selaku mahasiswa dan juga selaku masyarakat yang ada di desa itu, baik berkembang secara ekonomi dan lain sebagainya,” ucap Damar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....